Jawaban: 205.9 kWh
Perhitungan berdasarkan tarif 1.300 VA sebesar Rp 1.444,7/kWh
Nominal Token
Rp 300.000
Biaya Admin
Rp 2.500
Nilai Bersih
Rp 297.500
Tarif per kWh
Rp 1.444,7
kWh yang Didapat
205.9 kWh
Gunakan kalkulator untuk menghitung konversi token listrik ke kWh untuk nilai yang berbeda
Buka Kalkulator Token ListrikFormula: (Nominal - Biaya Admin) ÷ Tarif per kWh
= (Rp 297.500 ÷ Rp 1.444,7/kWh)
Sumber Tarif PLN
Tarif listrik yang digunakan: Januari - Maret 2026
Tarif dapat berubah sesuai kebijakan PLN dan pemerintah.
| Daya | Tarif/kWh | kWh Didapat |
|---|---|---|
900 VA | Rp 1.352 | 220 kWh |
1.300 VA | Rp 1.444,7 | 205.9 kWh |
2.200 VA | Rp 1.444,7 | 205.9 kWh |
3.500-5.500 VA | Rp 1.699,53 | 175 kWh |
6.600 VA ke atas | Rp 1.699,53 | 175 kWh |
Token Rp 300.000 setelah dipotong biaya admin Rp 2.500 akan mendapat 205.9 kWh untuk pelanggan daya 1.300 VA dengan tarif Rp 1.444,7/kWh.
Dengan pemakaian rata-rata 5 kWh/hari, token Rp 300.000 akan bertahan sekitar 41 hari. Jika pemakaian 10 kWh/hari, akan bertahan sekitar 20 hari.
Untuk keluarga 4 orang dengan pemakaian normal (AC, kulkas, TV, lampu), estimasi pemakaian sekitar 8-10 kWh/hari. Token Rp 300.000(205.9 kWh) akan bertahan sekitar 22 hari atau 3 minggu.
Biaya admin tetap Rp 2.500 untuk semua nominal. Jadi nominal lebih besar lebih hemat karena persentase admin lebih kecil. Untuk Rp 300.000, admin = 0.83% dari total.
Biaya admin bervariasi: ATM (Rp 2.500), Minimarket (Rp 2.000-2.500), Mobile Banking (Rp 1.500-2.500), E-wallet sering ada promo gratis admin. Cek promo di aplikasi favorit Anda untuk hemat lebih banyak.
Gunakan rumus: (Nominal Token - Biaya Admin) ÷ Tarif per kWh. Contoh: (300.000 - 2.500) ÷ 1.444,7 = 205.9 kWh.
Jawaban: 205.9 kWh
Perhitungan berdasarkan tarif 1.300 VA sebesar Rp 1.444,7/kWh
Nominal Token
Rp 300.000
Biaya Admin
Rp 2.500
Nilai Bersih
Rp 297.500
Tarif per kWh
Rp 1.444,7
kWh yang Didapat
205.9 kWh
Gunakan kalkulator untuk menghitung konversi token listrik ke kWh untuk nilai yang berbeda
Buka Kalkulator Token ListrikFormula: (Nominal - Biaya Admin) ÷ Tarif per kWh
= (Rp 297.500 ÷ Rp 1.444,7/kWh)
Sumber Tarif PLN
Tarif listrik yang digunakan: Januari - Maret 2026
Tarif dapat berubah sesuai kebijakan PLN dan pemerintah.
| Daya | Tarif/kWh | kWh Didapat |
|---|---|---|
900 VA | Rp 1.352 | 220 kWh |
1.300 VA | Rp 1.444,7 | 205.9 kWh |
2.200 VA | Rp 1.444,7 | 205.9 kWh |
3.500-5.500 VA | Rp 1.699,53 | 175 kWh |
6.600 VA ke atas | Rp 1.699,53 | 175 kWh |
Token Rp 300.000 setelah dipotong biaya admin Rp 2.500 akan mendapat 205.9 kWh untuk pelanggan daya 1.300 VA dengan tarif Rp 1.444,7/kWh.
Dengan pemakaian rata-rata 5 kWh/hari, token Rp 300.000 akan bertahan sekitar 41 hari. Jika pemakaian 10 kWh/hari, akan bertahan sekitar 20 hari.
Untuk keluarga 4 orang dengan pemakaian normal (AC, kulkas, TV, lampu), estimasi pemakaian sekitar 8-10 kWh/hari. Token Rp 300.000(205.9 kWh) akan bertahan sekitar 22 hari atau 3 minggu.
Biaya admin tetap Rp 2.500 untuk semua nominal. Jadi nominal lebih besar lebih hemat karena persentase admin lebih kecil. Untuk Rp 300.000, admin = 0.83% dari total.
Biaya admin bervariasi: ATM (Rp 2.500), Minimarket (Rp 2.000-2.500), Mobile Banking (Rp 1.500-2.500), E-wallet sering ada promo gratis admin. Cek promo di aplikasi favorit Anda untuk hemat lebih banyak.
Gunakan rumus: (Nominal Token - Biaya Admin) ÷ Tarif per kWh. Contoh: (300.000 - 2.500) ÷ 1.444,7 = 205.9 kWh.