Input Data

Jenis bisnis Anda: produk atau jasa?

Rp

Biaya yang tetap ada meski tidak berproduksi (sewa, gaji tetap, listrik, dll)

Rp

Harga jual 1 produk/jasa kepada pelanggan

Rp

Biaya bahan baku + kemasan + komisi per 1 unit

Berapa unit target jual per bulan? Kosongkan jika belum ada target

Hasil kalkulasi akan muncul di sini setelah Anda mengklik tombol "Hitung"

KasKami

chat & voice note

Catat keuangan keluarga semudah chat atau voice note

Kirim pesan, pengeluaran langsung tercatat — gratis, tanpa install app baru.

Coba Gratis →

Cara Menggunakan

Cara Menggunakan Kalkulator BEP

Kalkulator BEP (Break Even Point) ini dirancang khusus untuk membantu pemilik UMKM menentukan titik impas bisnis mereka. Ikuti langkah-langkah berikut:

Langkah 1: Pilih Tipe Bisnis

Pilih jenis bisnis Anda:

  • Bisnis Produk: Jika Anda menjual barang fisik (makanan, pakaian, kerajinan, dll)
  • Bisnis Jasa: Jika Anda menyediakan layanan (konsultasi, service, kursus, dll)

Pemilihan ini akan memberikan tips dan catatan yang lebih relevan untuk jenis bisnis Anda.

Langkah 2: Masukkan Biaya Tetap per Bulan

Biaya tetap adalah biaya yang selalu keluar setiap bulan, tidak peduli Anda berproduksi atau tidak.

Contoh Biaya Tetap:

  • Sewa tempat usaha
  • Gaji karyawan tetap
  • Listrik dan air (bagian yang tetap)
  • Internet
  • Penyusutan alat/mesin
  • Asuransi

Tips: Hitung total semua biaya tetap dalam 1 bulan. Jika ada biaya tahunan (misal: asuransi), bagi 12 untuk mendapat biaya bulanan.

Langkah 3: Masukkan Harga Jual per Unit

Harga jual adalah harga yang dibayarkan konsumen untuk 1 unit produk atau jasa Anda.

Contoh:

  • Bisnis Kopi: Rp 15.000 per cup
  • Bisnis Kaos: Rp 75.000 per pcs
  • Jasa Desain Logo: Rp 500.000 per desain

Tips: Gunakan harga jual rata-rata jika Anda punya banyak varian produk.

Langkah 4: Masukkan Biaya Variabel per Unit

Biaya variabel adalah biaya yang berubah sesuai jumlah produksi. Semakin banyak produksi, semakin besar biaya ini.

Contoh Biaya Variabel:

  • Bahan baku
  • Kemasan (packaging)
  • Ongkos kirim per unit
  • Komisi sales per unit
  • Upah borongan

Tips: Hitung total biaya untuk membuat 1 unit produk/jasa.

Langkah 5: (Opsional) Masukkan Target Penjualan

Jika Anda sudah punya target penjualan per bulan, masukkan di sini. Kalkulator akan memberitahu:

  • Apakah target Anda sudah melewati BEP?
  • Berapa estimasi laba/rugi jika target tercapai?
  • Berapa bulan lagi untuk mencapai BEP (jika target masih di bawah BEP)?

Jika belum ada target, kosongkan saja. Anda tetap akan mendapat hasil BEP.

Langkah 6: Klik "Hitung"

Kalkulator akan menampilkan:

  1. BEP dalam Unit: Berapa banyak produk/jasa yang harus terjual untuk balik modal
  2. BEP dalam Rupiah: Berapa omzet minimal yang harus dicapai
  3. Margin Kontribusi: Keuntungan kotor per unit
  4. Rasio Margin: Persentase margin dari harga jual
  5. Analisis Target (jika diisi): Apakah target Anda sudah aman atau belum

Tips Menggunakan Hasil BEP

Jika BEP terlalu tinggi:

  1. Turunkan Biaya Tetap: Nego sewa, efisiensi operasional
  2. Naikkan Margin: Naikkan harga atau turunkan biaya bahan baku
  3. Fokus Produk Margin Tinggi: Jual lebih banyak produk yang marginnya besar

Jika Margin di bawah 20%:

  • Risiko rugi sangat tinggi
  • Sedikit penurunan harga atau kenaikan biaya bisa membuat rugi
  • Pertimbangkan untuk menaikkan harga atau cari supplier lebih murah

Gunakan BEP untuk:

  • Menentukan target penjualan harian/bulanan
  • Evaluasi apakah harga jual sudah tepat
  • Keputusan memberikan diskon (pastikan tetap di atas BEP)
  • Perencanaan ekspansi (apakah perlu tambah karyawan/tempat?)

Contoh Kasus Nyata

Warung Nasi Goreng "Pak Budi"

  • Biaya Tetap: Rp 4.000.000 (Sewa + Listrik + Gaji 1 asisten)
  • Harga Jual: Rp 18.000/porsi
  • Biaya Variabel: Rp 10.000/porsi (Beras, telur, ayam, bumbu, gas, bungkus)

Hasil:

  • BEP Unit: 500 porsi/bulan = 20 porsi/hari (buka 25 hari)
  • BEP Rupiah: Rp 9.000.000/bulan
  • Margin: Rp 8.000 (44%)

Kesimpulan: Pak Budi harus jual minimal 20 porsi sehari untuk impas. Jika bisa jual 40 porsi/hari, maka 20 porsi pertama untuk tutup biaya, 20 porsi berikutnya adalah keuntungan bersih (20 × Rp 8.000 = Rp 160.000/hari).

Pertanyaan Umum

Tags:
kalkulator bep
hitung break even point
rumus bep
titik impas usaha
bep unit dan rupiah
cara menghitung bep
analisis bep
margin kontribusi