Beli Token 100rb Dapat Berapa kWh? Ini Perhitungannya

4 min read

Pertanyaan "beli token 100rb dapat berapa kWh?" adalah salah satu yang paling sering ditanyakan oleh pengguna listrik prabayar di Indonesia. Jawabannya tergantung pada golongan tarif PLN yang Anda gunakan dan biaya admin dari channel pembelian.

Rumus Perhitungan Token ke kWh

Sebelum melihat hasilnya, pahami dulu rumusnya:

kWh = (Nominal Token - Biaya Admin) ÷ Tarif per kWh

Contoh untuk token Rp 100.000 dengan biaya admin Rp 2.500:

  • Nilai token bersih = Rp 100.000 - Rp 2.500 = Rp 97.500

Hasil Perhitungan Token Rp 100.000

Berikut kWh yang Anda dapatkan berdasarkan golongan tarif (dengan asumsi biaya admin Rp 2.500):

Golongan TarifDayaTarif/kWhkWh Didapat
R-1/TR-900900 VARp 1.35272,1 kWh
R-1/TR-13001.300 VARp 1.444,767,5 kWh
R-1/TR-22002.200 VARp 1.444,767,5 kWh
R-2/TR3.500-5.500 VARp 1.699,5357,4 kWh
R-3/TR,TM6.600 VA+Rp 1.699,5357,4 kWh

Kenapa Berbeda?

Perbedaan kWh yang didapat disebabkan oleh:

  1. Tarif per kWh berbeda - Setiap golongan memiliki tarif yang ditetapkan PLN
  2. Subsidi pemerintah - Golongan 900 VA mendapat subsidi sehingga tarifnya lebih murah
  3. Biaya admin bervariasi - Channel pembelian berbeda memiliki admin fee berbeda

Perbandingan Semua Nominal Token

Untuk golongan R-1/1300 VA (paling umum) dengan admin Rp 2.500:

Nominal TokenkWh DidapatEstimasi Hari (5 kWh/hari)
Rp 20.00012,1 kWh2,4 hari
Rp 50.00032,9 kWh6,6 hari
Rp 100.00067,5 kWh13,5 hari
Rp 200.000136,7 kWh27,3 hari
Rp 500.000344,4 kWh68,9 hari
Rp 1.000.000690,5 kWh138 hari

Tips Memilih Nominal Token

1. Beli Nominal Besar Lebih Hemat

Proporsi biaya admin lebih kecil untuk nominal besar:

  • Token Rp 20.000 dengan admin Rp 2.500 = 12,5% biaya admin
  • Token Rp 500.000 dengan admin Rp 2.500 = 0,5% biaya admin

2. Manfaatkan Promo Gratis Admin

Beberapa channel sering memberikan promo:

  • E-wallet (GoPay, OVO, Dana) saat tanggal tertentu
  • Mobile banking dengan poin rewards
  • Marketplace saat flash sale

3. Sesuaikan dengan Kebutuhan

  • Rumah kost/apartemen kecil: Rp 50.000 - 100.000 per 2 minggu
  • Rumah tangga sedang: Rp 100.000 - 200.000 per bulan
  • Rumah dengan AC: Rp 200.000 - 500.000 per bulan

Cara Mengetahui Golongan Tarif Anda

Golongan tarif bisa dilihat di:

  1. Meteran listrik - Tertera di label meteran
  2. Struk pembelian token - Informasi golongan tercantum
  3. Aplikasi PLN Mobile - Di menu informasi pelanggan
  4. Tagihan lama - Jika sebelumnya pascabayar

Biaya Admin per Channel Pembelian

ChannelBiaya Admin
ATM BankRp 2.000 - 3.000
Mobile BankingRp 2.000 - 3.000
Alfamart/IndomaretRp 2.000 - 2.500
GoPay/OVO/DanaRp 1.500 - 2.500
Tokopedia/ShopeeRp 1.500 - 2.500

Gunakan Kalkulator Token Listrik

Untuk perhitungan yang lebih akurat sesuai golongan tarif dan biaya admin Anda, gunakan Kalkulator Token Listrik Prabayar kami.

Kalkulator ini akan menghitung:

  • kWh yang didapat dari nominal token
  • Estimasi berapa hari token bertahan
  • Biaya efektif per kWh (termasuk admin)

FAQ

Token 100rb untuk 900 VA dapat berapa kWh?

Untuk golongan subsidi 900 VA dengan tarif Rp 1.352/kWh, token Rp 100.000 (setelah admin Rp 2.500) akan mendapat sekitar 72,1 kWh.

Kenapa token saya lebih cepat habis dari perhitungan?

Beberapa kemungkinan:

  • Pemakaian harian lebih tinggi dari perkiraan
  • Ada peralatan yang boros listrik (AC, water heater)
  • Kebocoran listrik atau meteran bermasalah

Apakah nominal besar selalu lebih hemat?

Ya, dari segi proporsi biaya admin. Namun pastikan token tidak hangus (meski token PLN tidak ada masa kadaluarsa).


Catatan: Tarif listrik yang digunakan adalah periode Oktober - Desember 2025. Tarif dapat berubah sesuai kebijakan PLN dan pemerintah.

listrik
token
pln
kalkulator
utilitas
Share This

Share this article if you found it helpful

T
Tim Redaksi
Kelompok profesional berdedikasi dalam jurnalisme dan penulisan, berkomitmen menyajikan konten berkualitas tinggi, akurat, dan relevan dengan perspektif luas dalam berbagai bidang.