Cara Membuat Anggaran Bulanan untuk Pemula: Step-by-Step Guide

3 min read

Baru kerja dan bingung gimana cara ngatur gaji? Atau sudah kerja bertahun-tahun tapi uang tetap habis sebelum gajian? Artikel ini akan membantu Anda membuat anggaran bulanan dari nol.

Kenapa Butuh Anggaran Bulanan?

Tanpa anggaran, Anda tidak tahu:

  • Uang pergi ke mana
  • Apakah pengeluaran wajar atau boros
  • Berapa yang bisa ditabung

Dengan anggaran, Anda punya kontrol atas uang, bukan sebaliknya.

Step 1: Catat Semua Pemasukan

Tulis semua sumber pendapatan bulanan:

  • Gaji pokok (setelah potong pajak/BPJS)
  • Tunjangan (transport, makan, dll)
  • Side income (freelance, jualan online)

Contoh:

  • Gaji: Rp 6.000.000
  • Tunjangan transport: Rp 500.000
  • Total: Rp 6.500.000

Step 2: List Semua Pengeluaran

Kategori pengeluaran utama:

Pengeluaran Tetap (Fixed)

  • Sewa kos/kontrakan: Rp 1.500.000
  • Cicilan motor: Rp 800.000
  • Internet: Rp 300.000
  • Pulsa: Rp 100.000

Pengeluaran Variabel

  • Makan: Rp 1.500.000 (Rp 50.000/hari)
  • Transport (BBM/ojol): Rp 400.000
  • Belanja bulanan: Rp 300.000
  • Listrik: Rp 200.000

Pengeluaran Lifestyle

  • Hangout/nongkrong: Rp 500.000
  • Belanja online: Rp 300.000
  • Hiburan: Rp 200.000

Step 3: Hitung Sisa untuk Tabungan

Pemasukan - Pengeluaran = Sisa untuk Tabungan

Rp 6.500.000 - Rp 6.100.000 = Rp 400.000

Hmm, tabungan cuma 6% dari gaji. Kurang ideal!

Step 4: Evaluasi dan Sesuaikan

Lihat pos mana yang bisa dikurangi:

  • Hangout Rp 500.000 → Rp 300.000 (hemat Rp 200.000)
  • Belanja online Rp 300.000 → Rp 200.000 (hemat Rp 100.000)
  • Makan luar dikurangi, masak sendiri → hemat Rp 200.000

Setelah disesuaikan: Tabungan = Rp 900.000 (14%)

Step 5: Bayar Tabungan Dulu

Saat gajian, langsung pindahkan ke rekening tabungan:

  1. Tabungan rutin: Rp 650.000
  2. Dana darurat: Rp 250.000

Baru sisanya untuk pengeluaran. Ini disebut "Pay Yourself First".

Tips Praktis untuk Pemula

1. Gunakan Envelope System

Siapkan amplop untuk tiap kategori. Kalau uang di amplop habis, ya sudah - tunggu bulan depan.

2. Hindari Lifestyle Creep

Gaji naik? Jangan buru-buru upgrade lifestyle. Tambahkan kenaikan ke tabungan dulu.

3. Siapkan Buffer

Sisa 5-10% untuk pengeluaran tak terduga (sakit, barang rusak).

4. Review Mingguan

Cek apakah masih on track. Kalau sudah boros di minggu ke-2, kurangi di minggu ke-3.

Gunakan Tools yang Tepat

Untuk membuat anggaran yang dipersonalisasi berdasarkan kondisi Anda (lokasi, kendaraan, tanggungan), gunakan Kalkulator Anggaran Bulanan kami.

Kalkulator ini akan:

  • Generate daftar pos pengeluaran sesuai profil Anda
  • Estimasi nominal berdasarkan lokasi (Jakarta vs daerah)
  • Memberi warning jika budget tidak seimbang

Kesalahan yang Harus Dihindari

  1. Budget terlalu ketat - Nggak realistis, ujung-ujung jebol
  2. Lupa dana darurat - Kalau sakit/kena PHK, bingung
  3. Tidak tracking - Buat budget tapi nggak dipatuhi
  4. Tidak fleksibel - Budget harus bisa disesuaikan

Kesimpulan

Membuat anggaran bulanan itu:

  1. Catat pemasukan
  2. List semua pengeluaran
  3. Hitung sisa tabungan
  4. Evaluasi dan sesuaikan
  5. Bayar tabungan dulu

Mulai dari yang sederhana. Budget tidak harus sempurna, yang penting konsisten!

Coba sekarang dengan Kalkulator Anggaran Bulanan - gratis!

anggaran bulanan
budgeting pemula
keuangan pribadi
fresh graduate
manajemen uang
Share This

Share this article if you found it helpful

T
Tim Redaksi
Kelompok profesional berdedikasi dalam jurnalisme dan penulisan, berkomitmen menyajikan konten berkualitas tinggi, akurat, dan relevan dengan perspektif luas dalam berbagai bidang.