Cara Menghitung Patungan Makan yang Adil (+ Kalkulator Gratis)

7 min read

Pernah bingung saat harus bagi tagihan restoran? Total nota Rp 500.000, tapi setelah ditambah service 5% dan pajak 10%, kok jadi Rp 577.500? Terus dibagi berapa orang? Apa setiap orang bayar sama rata, atau beda-beda?

Di artikel ini, kita akan belajar cara menghitung patungan makan dengan benar, termasuk cara handle pajak dan service charge khas Indonesia. Plus ada kalkulator gratis untuk memudahkan!

Mengapa Perhitungan Patungan Sering Salah?

Kesalahan Umum:

  1. ❌ Lupa masukkan service charge

    • Total tagihan: Rp 500.000
    • Service 5%: Diabaikan!
    • Hasil: Kurang bayar Rp 25.000
  2. ❌ Pajak dihitung dari subtotal, bukan dari (subtotal + service)

    • Di Indonesia, PB1 (Pajak Restoran 10%) dihitung dari (Subtotal + Service Charge)
    • Bukan dari subtotal saja!
  3. ❌ Pembulatan yang bikin ribet

    • Hasilnya Rp 115.750 per orang
    • Uang pas cuma ada Rp 100.000 dan Rp 50.000
    • Solusi: Bulatkan ke Rp 120.000 untuk kemudahan
  4. ❌ Ada yang udah bayar sebagian, tapi tidak diperhitungkan

    • Andi udah bayar Rp 100.000
    • Total tagihan Rp 500.000
    • Harusnya sisa Rp 400.000 yang dibagi, bukan Rp 500.000

Cara Menghitung Patungan Makan yang Benar

Step 1: Pahami Struktur Tagihan Indonesia

Subtotal (harga makanan)           Rp 500.000
+ Service Charge (5-10%)           Rp  25.000  (5% dari Rp 500.000)
= Base for Tax                     Rp 525.000
+ PB1 / Pajak Restoran (10%)       Rp  52.500  (10% dari Rp 525.000)
= TOTAL TAGIHAN                    Rp 577.500

Catatan penting:

  • Service charge dihitung dari subtotal
  • Pajak PB1 dihitung dari (subtotal + service)
  • Bukan dihitung dari subtotal saja!

Step 2: Tentukan Metode Pembagian

Metode A: Bagi Rata (Equal Split)

Rumus:

Per Orang = Total Tagihan ÷ Jumlah Orang

Contoh:

Total: Rp 577.500
Jumlah Orang: 4
Per Orang: Rp 577.500 ÷ 4 = Rp 144.375

Kapan cocok?

  • Semua orang pesan menu dengan harga hampir sama
  • Gathering casual dengan teman
  • Makan keluarga

Metode B: Custom/Bayar Sesuai Pesanan

Rumus:

Per Orang = (Harga Pesanan / Total Subtotal) × Total Tagihan

Contoh:

NamaPesananHargaProporsiTotal Bayar
AndiSteakRp 200.00040%Rp 231.000
BudiPastaRp 150.00030%Rp 173.250
CitraNasi GorengRp 100.00020%Rp 115.500
DediMie GorengRp 50.00010%Rp 57.750
TOTALRp 500.000100%Rp 577.500

Cara hitung:

  1. Andi bayar: (200.000 / 500.000) × 577.500 = Rp 231.000
  2. Budi bayar: (150.000 / 500.000) × 577.500 = Rp 173.250
  3. Dan seterusnya...

Kapan cocok?

  • Ada yang pesan jauh lebih mahal/murah
  • Ada yang puasa/diet (cuma pesan minum)
  • Perbedaan ekonomi di grup

Step 3: Handle Partial Payment

Scenario: Andi udah bayar Rp 100.000 duluan

Total Tagihan: Rp 577.500
Sudah Dibayar: Rp 100.000
Sisa: Rp 477.500
Dibagi 4 orang: Rp 477.500 ÷ 4 = Rp 119.375/orang

Step 4: Pembulatan untuk Cash Payment

Hasil asli: Rp 119.375/orang

Pilihan pembulatan:

  • Rp 1.000: Rp 120.000 (naik Rp 625)
  • Rp 5.000: Rp 120.000 (naik Rp 625)
  • Rp 10.000: Rp 120.000 (naik Rp 625)

Selisih pembulatan:

  • 4 orang × Rp 120.000 = Rp 480.000
  • Seharusnya Rp 477.500
  • Selisih Rp 2.500 → Ditanggung 1 orang (biasanya Person 1)

Contoh Kasus Lengkap: 4 Teman Makan di Restoran

Data:

  • Subtotal: Rp 500.000
  • Service Charge: 5%
  • Pajak PB1: 10%
  • Jumlah Orang: 4
  • Metode: Bagi Rata
  • Pembulatan: Rp 5.000

Perhitungan:

1. Hitung Service Charge:

Service = Rp 500.000 × 5% = Rp 25.000

2. Hitung Tax Base:

Tax Base = Rp 500.000 + Rp 25.000 = Rp 525.000

3. Hitung PB1:

PB1 = Rp 525.000 × 10% = Rp 52.500

4. Total Tagihan:

Total = Rp 500.000 + Rp 25.000 + Rp 52.500 = Rp 577.500

5. Per Orang (tanpa pembulatan):

Per Orang = Rp 577.500 ÷ 4 = Rp 144.375

6. Per Orang (dengan pembulatan Rp 5.000):

Bulat = ROUNDUP(144.375 / 5.000) × 5.000
      = ROUNDUP(28.875) × 5.000
      = 29 × 5.000
      = Rp 145.000

7. Total Setelah Pembulatan:

Total = 4 × Rp 145.000 = Rp 580.000
Selisih = Rp 580.000 - Rp 577.500 = Rp 2.500

Hasil Akhir:

  • Andi: Rp 145.000 + Rp 2.500 (selisih) = Rp 147.500
  • Budi: Rp 145.000
  • Citra: Rp 145.000
  • Dedi: Rp 145.000

Atau alternatif: Semua bayar Rp 145.000, Andi yang udah pegang uang bayar selisih Rp 2.500 sendiri.

Tools untuk Memudahkan Perhitungan

Hitung manual ribet dan rawan salah. Gunakan Kalkulator Pembagian Tagihan untuk:

Otomatis hitung service charge dan pajak PB1

  • Masukkan persentase, langsung dihitung

Bagi rata atau custom per orang

  • Pilih metode sesuai kebutuhan

Pembulatan otomatis

  • Pilih Rp 1k, Rp 5k, atau Rp 10k

Handle partial payment

  • "Ada yang udah bayar Rp 100k, sisanya dibagi"

Gratis dan cepat

  • No registration needed

2. Aplikasi E-Wallet

GoPay Split Bill:

  • Scan struk pakai camera
  • Split otomatis via OCR
  • Kirim payment request ke teman

DANA:

  • Generate link payment
  • Teman bisa bayar langsung

3. Manual (Pakai Kalkulator HP)

Jika terpaksa manual:

  1. Hitung service charge dulu
  2. Tambahkan ke subtotal
  3. Baru hitung pajak
  4. Bagi sesuai metode yang dipilih
  5. Bulatkan jika perlu

Tips Agar Tidak Salah Hitung

1. Selalu Konfirmasi dengan Nota

  • Apakah service charge sudah included?
  • Apakah pajak sudah included?
  • Read the fine print!

2. Gunakan Kalkulator, Jangan Manual

  • Rawan salah hitung, especially untuk custom split
  • Tools online jauh lebih akurat

3. Transparansi adalah Kunci

  • Share breakdown ke grup WhatsApp
  • Semua bisa lihat perhitungan

4. Pembulatan Harus Fair

  • Jangan "nakal" bulatkan buat untung sendiri
  • Jelaskan siapa yang tanggung selisih

5. Transfer Segera

  • Jangan bikin yang bayar dulu nunggu lama
  • Transfer H+1 maksimal

FAQ

Q: Kenapa pajak dihitung dari (subtotal + service), bukan dari subtotal saja? A: Ini aturan pajak restoran (PB1) di Indonesia. Service charge juga kena pajak. Jadi tax base = subtotal + service.

Q: Apa bedanya bagi rata vs bayar sesuai pesanan? A: Bagi rata = semua orang bayar sama. Bayar sesuai pesanan = masing-masing bayar sesuai yang dipesan (proportional).

Q: Bagaimana jika ada yang pesan jauh lebih mahal? A: Gunakan metode "bayar sesuai pesanan" (custom split) agar adil.

Q: Apakah service charge wajib? A: Tidak wajib by law, tapi kebanyakan restoran mengenakan 5-10%. Cek nota untuk pastikan.

Q: Berapa persentase pajak PB1 di Indonesia? A: Standar 10% di sebagian besar kota besar (Jakarta, Surabaya, Bandung, dll.). Bisa beda-beda per daerah.


Kesimpulan

Menghitung patungan makan yang benar itu penting untuk:

  • Keadilan - Semua orang bayar sesuai yang seharusnya
  • Transparansi - Tidak ada yang merasa dirugikan
  • Kemudahan - Pakai tools yang tepat, proses jadi cepat

Langkah mudah:

  1. Masukkan total tagihan ke Kalkulator Pembagian Tagihan
  2. Pilih metode (bagi rata atau custom)
  3. Aktifkan service charge dan pajak jika belum included
  4. Pilih pembulatan jika bayar cash
  5. Selesai!

Gratis, cepat, dan 100% akurat. Tidak perlu hitung manual lagi!


Siap hitung patungan dengan mudah?

👉 Gunakan Kalkulator Pembagian Tagihan Sekarang

Gratis, tanpa registrasi, langsung pakai!

patungan
split bill
kalkulator
restoran
pajak
Share This

Share this article if you found it helpful

T
Tim Redaksi
Kelompok profesional berdedikasi dalam jurnalisme dan penulisan, berkomitmen menyajikan konten berkualitas tinggi, akurat, dan relevan dengan perspektif luas dalam berbagai bidang.