Cara Menghitung Tagihan Listrik PLN Bulanan dengan Mudah

5 min read

Tagihan listrik bulanan sering menjadi pertanyaan banyak orang, terutama ketika melihat angka yang tertera di struk pembayaran. Memahami cara menghitung tagihan listrik PLN akan membantu Anda merencanakan anggaran rumah tangga dengan lebih baik dan mengidentifikasi peluang penghematan.

Komponen Tagihan Listrik PLN

Sebelum menghitung, Anda perlu memahami komponen-komponen yang membentuk tagihan listrik:

1. Biaya Pemakaian Listrik

Ini adalah komponen utama yang dihitung berdasarkan jumlah kWh (kilowatt-hour) yang Anda gunakan selama sebulan dikalikan dengan tarif per kWh sesuai golongan tarif Anda.

2. Biaya Administrasi

Biaya tetap yang dikenakan PLN untuk layanan administrasi, biasanya sekitar Rp 3.000 per bulan untuk pelanggan rumah tangga.

3. Pajak Penerangan Jalan (PPJ)

PPJ adalah pajak daerah yang besarannya bervariasi antar daerah, umumnya 3-10% dari biaya listrik untuk rumah tangga.

Rumus Menghitung Tagihan Listrik

Rumus dasar menghitung tagihan listrik PLN adalah:

Biaya Pemakaian = Pemakaian (kWh) × Tarif per kWh
Subtotal = Biaya Pemakaian + Biaya Admin
PPJ = Subtotal × Persentase PPJ
Total Tagihan = Subtotal + PPJ

Cara Mengetahui Pemakaian kWh

Ada beberapa cara untuk mengetahui pemakaian listrik Anda:

Membaca Meteran Listrik

Meteran Digital:

  • Catat angka yang ditampilkan di layar
  • Kurangi dengan angka bulan lalu

Meteran Analog:

  • Baca angka dari kiri ke kanan
  • Catat angka yang sudah dilewati jarum

Melalui Aplikasi PLN Mobile

  1. Unduh aplikasi PLN Mobile
  2. Daftarkan ID Pelanggan Anda
  3. Lihat riwayat pemakaian bulanan

Contoh Perhitungan Tagihan Listrik

Mari kita hitung tagihan listrik untuk pelanggan rumah tangga dengan data berikut:

Data:

  • Golongan: R-1/TR 1.300 VA
  • Pemakaian: 150 kWh
  • Biaya Admin: Rp 3.000
  • PPJ: 6%

Perhitungan:

  1. Biaya Pemakaian

    • Tarif R-1 1.300 VA = Rp 1.444,7/kWh
    • Biaya = 150 kWh × Rp 1.444,7 = Rp 216.705
  2. Subtotal

    • Subtotal = Rp 216.705 + Rp 3.000 = Rp 219.705
  3. PPJ

    • PPJ = Rp 219.705 × 6% = Rp 13.182
  4. Total Tagihan

    • Total = Rp 219.705 + Rp 13.182 = Rp 232.887

Daftar Tarif Listrik per kWh (Oktober - Desember 2025)

GolonganDayaTarif/kWhKeterangan
R-1/TR 900 VA900 VARp 1.352Subsidi
R-1/TR 1.300 VA1.300 VARp 1.444,7Non-subsidi
R-1/TR 2.200 VA2.200 VARp 1.444,7Non-subsidi
R-2/TR3.500-5.500 VARp 1.699,53Non-subsidi
R-3/TR,TM6.600 VA+Rp 1.699,53Non-subsidi

Cara Mengetahui Golongan Tarif Anda

Golongan tarif dapat dilihat di:

  1. Struk Pembayaran - Tercetak di bagian atas struk
  2. Aplikasi PLN Mobile - Di menu profil pelanggan
  3. Meteran Listrik - Stiker pada meteran
  4. MCB (Miniature Circuit Breaker) - Angka ampere pada panel listrik

Tips Mengontrol Tagihan Listrik

1. Pantau Pemakaian Secara Rutin

Catat pemakaian meteran setiap minggu untuk mendeteksi lonjakan penggunaan lebih awal.

2. Identifikasi Peralatan Boros

Peralatan dengan konsumsi listrik tinggi:

  • AC: 500-1500 Watt
  • Pemanas air: 300-1500 Watt
  • Setrika: 300-1000 Watt
  • Kulkas: 100-400 Watt

3. Gunakan Listrik di Luar Jam Puncak

Meskipun untuk rumah tangga tidak ada perbedaan tarif, menggunakan listrik di luar jam sibuk (18.00-22.00) membantu stabilitas jaringan.

4. Pertimbangkan Penurunan Daya

Jika pemakaian Anda konsisten di bawah kapasitas, pertimbangkan untuk menurunkan daya tersambung untuk mendapatkan tarif lebih murah.

Perbedaan Listrik Prabayar dan Pascabayar

Listrik Prabayar (Token)

Kelebihan:

  • Kontrol pengeluaran lebih mudah
  • Tidak ada tagihan bulanan
  • Tidak ada denda keterlambatan

Kekurangan:

  • Harus rutin membeli token
  • Bisa mati jika token habis

Listrik Pascabayar

Kelebihan:

  • Tidak perlu khawatir listrik mati
  • Pembayaran bulanan tetap

Kekurangan:

  • Tagihan bisa melonjak tanpa disadari
  • Ada denda jika terlambat bayar

Gunakan Kalkulator Biaya Listrik PLN

Untuk memudahkan perhitungan, gunakan Kalkulator Biaya Listrik PLN kami yang sudah dilengkapi dengan:

  • Semua golongan tarif PLN terbaru
  • Perhitungan biaya admin dan PPJ
  • Breakdown rinci setiap komponen biaya
  • Estimasi biaya per kWh termasuk semua komponen

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Mengapa tagihan listrik saya naik padahal pemakaian sama?

Beberapa kemungkinan:

  1. Kenaikan tarif per kWh
  2. Kenaikan persentase PPJ daerah
  3. Perubahan musim (AC lebih sering digunakan)
  4. Peralatan listrik yang menurun efisiensinya

Apakah biaya admin sama untuk semua pelanggan?

Biaya admin bervariasi tergantung golongan tarif dan kebijakan PLN. Untuk rumah tangga umumnya Rp 3.000/bulan.

Bagaimana cara mengecek tarif PPJ di daerah saya?

Hubungi Dinas Pendapatan Daerah atau Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) setempat. Informasi juga bisa dilihat di struk pembayaran listrik.

Apakah tarif listrik sama di seluruh Indonesia?

Ya, tarif dasar per kWh yang ditetapkan PLN sama di seluruh Indonesia. Namun PPJ berbeda-beda karena merupakan pajak daerah.

Kesimpulan

Menghitung tagihan listrik PLN sebenarnya tidak sulit jika Anda memahami komponen-komponennya: biaya pemakaian, biaya admin, dan PPJ. Dengan memantau pemakaian secara rutin dan menggunakan kalkulator yang tersedia, Anda dapat merencanakan anggaran listrik dengan lebih baik dan menemukan peluang untuk menghemat.

Gunakan Kalkulator Biaya Listrik PLN untuk menghitung estimasi tagihan listrik Anda dengan cepat dan akurat.

listrik
pln
tagihan
kalkulator
utilitas
rumah tangga
Share This

Share this article if you found it helpful

T
Tim Redaksi
Kelompok profesional berdedikasi dalam jurnalisme dan penulisan, berkomitmen menyajikan konten berkualitas tinggi, akurat, dan relevan dengan perspektif luas dalam berbagai bidang.