Cara Menghitung Token Listrik ke kWh dengan Mudah

5 min read

Memahami cara menghitung konversi token listrik ke kWh sangat penting bagi pengguna listrik prabayar. Dengan pemahaman ini, Anda bisa merencanakan pembelian token dengan lebih efisien dan mengontrol pengeluaran listrik bulanan.

Rumus Dasar Konversi Token ke kWh

Rumus untuk menghitung kWh dari token listrik:

kWh = (Nominal Token - Biaya Admin) ÷ Tarif per kWh

Komponen Rumus

  1. Nominal Token - Jumlah uang yang Anda bayar (Rp 20.000 - Rp 1.000.000)
  2. Biaya Admin - Potongan dari channel pembelian (Rp 1.500 - Rp 3.000)
  3. Tarif per kWh - Harga listrik sesuai golongan tarif PLN Anda

Contoh Perhitungan Lengkap

Contoh 1: Token Rp 100.000 untuk Golongan 1300 VA

Data:

  • Nominal Token: Rp 100.000
  • Biaya Admin (ATM): Rp 2.500
  • Golongan: R-1/TR-1300 VA
  • Tarif: Rp 1.444,7/kWh

Perhitungan:

Nilai Token Bersih = Rp 100.000 - Rp 2.500 = Rp 97.500
kWh = Rp 97.500 ÷ Rp 1.444,7 = 67,49 kWh

Hasil: Anda mendapat 67,49 kWh

Contoh 2: Token Rp 50.000 untuk Golongan 900 VA (Subsidi)

Data:

  • Nominal Token: Rp 50.000
  • Biaya Admin (Minimarket): Rp 2.000
  • Golongan: R-1/TR-900 VA (Subsidi)
  • Tarif: Rp 1.352/kWh

Perhitungan:

Nilai Token Bersih = Rp 50.000 - Rp 2.000 = Rp 48.000
kWh = Rp 48.000 ÷ Rp 1.352 = 35,50 kWh

Hasil: Anda mendapat 35,50 kWh

Contoh 3: Token Rp 200.000 untuk Golongan 2200 VA

Data:

  • Nominal Token: Rp 200.000
  • Biaya Admin (E-wallet promo): Rp 0
  • Golongan: R-1/TR-2200 VA
  • Tarif: Rp 1.444,7/kWh

Perhitungan:

Nilai Token Bersih = Rp 200.000 - Rp 0 = Rp 200.000
kWh = Rp 200.000 ÷ Rp 1.444,7 = 138,44 kWh

Hasil: Anda mendapat 138,44 kWh (lebih banyak karena tanpa admin)

Tabel Tarif Listrik PLN 2025

Berikut tarif per kWh untuk masing-masing golongan (periode Oktober - Desember 2025):

GolonganDayaTarif per kWhKeterangan
R-1/TR-900900 VARp 1.352Subsidi
R-1/TR-13001.300 VARp 1.444,7Non-subsidi
R-1/TR-22002.200 VARp 1.444,7Non-subsidi
R-2/TR3.500-5.500 VARp 1.699,53Non-subsidi
R-3/TR,TM6.600 VA+Rp 1.699,53Non-subsidi

Menghitung Estimasi Hari Token Bertahan

Setelah mengetahui kWh, Anda bisa menghitung berapa lama token akan bertahan:

Estimasi Hari = kWh yang Didapat ÷ Pemakaian Harian

Contoh:

  • kWh dari token: 67,49 kWh
  • Pemakaian harian: 5 kWh
Estimasi Hari = 67,49 ÷ 5 = 13,5 hari

Token akan bertahan sekitar 2 minggu.

Cara Mengetahui Pemakaian Harian

Metode 1: Dari Meteran

Catat angka kWh di meteran selama 7 hari, lalu bagi dengan 7.

Metode 2: Estimasi dari Peralatan

Hitung total watt peralatan × jam pemakaian ÷ 1000:

PeralatanWattJam/HarikWh/Hari
Lampu LED (10 buah)100W80,8 kWh
TV100W60,6 kWh
Kulkas150W243,6 kWh
Rice Cooker400W10,4 kWh
Total5,4 kWh

Menghitung Biaya Efektif per kWh

Biaya efektif menunjukkan biaya riil per kWh termasuk admin:

Biaya Efektif = Nominal Token ÷ kWh yang Didapat

Contoh:

  • Nominal Token: Rp 100.000
  • kWh Didapat: 67,49 kWh
Biaya Efektif = Rp 100.000 ÷ 67,49 = Rp 1.482/kWh

Bandingkan dengan tarif asli (Rp 1.444,7) - selisih Rp 37,3 adalah "biaya admin per kWh".

Tips Menghemat dengan Perhitungan yang Tepat

1. Hitung Kebutuhan Bulanan

Token Bulanan = Pemakaian Harian × 30 × Tarif per kWh + Admin

Contoh: 5 kWh/hari × 30 hari × Rp 1.444,7 + Rp 2.500 = Rp 219.205

2. Bandingkan Nominal vs Biaya Admin

NominalAdmin% AdminRekomendasi
Rp 20.000Rp 2.50012,5%Darurat saja
Rp 50.000Rp 2.5005%Cukup hemat
Rp 100.000Rp 2.5002,5%Hemat
Rp 200.000+Rp 2.500<1,5%Paling hemat

3. Manfaatkan Promo

Beli saat ada promo gratis admin atau cashback untuk menghemat lebih banyak.

Gunakan Kalkulator Online

Untuk perhitungan cepat dan akurat, gunakan Kalkulator Token Listrik Prabayar kami.

Fitur kalkulator:

  • Input nominal token dan golongan tarif
  • Otomatis hitung kWh yang didapat
  • Estimasi hari berdasarkan pemakaian harian
  • Biaya efektif per kWh

Kesimpulan

Menghitung token listrik ke kWh cukup sederhana dengan rumus:

kWh = (Nominal - Admin) ÷ Tarif

Yang perlu Anda ketahui:

  1. Golongan tarif listrik Anda
  2. Biaya admin channel pembelian
  3. Rata-rata pemakaian harian

Dengan informasi ini, Anda bisa merencanakan pembelian token dengan lebih efisien dan mengontrol pengeluaran listrik bulanan.


Catatan: Tarif listrik yang digunakan adalah periode Oktober - Desember 2025. Tarif dapat berubah sesuai kebijakan PLN dan pemerintah.

listrik
token
pln
tutorial
utilitas
Share This

Share this article if you found it helpful

T
Tim Redaksi
Kelompok profesional berdedikasi dalam jurnalisme dan penulisan, berkomitmen menyajikan konten berkualitas tinggi, akurat, dan relevan dengan perspektif luas dalam berbagai bidang.