Cara Menghitung Token Listrik ke kWh dengan Mudah
Memahami cara menghitung konversi token listrik ke kWh sangat penting bagi pengguna listrik prabayar. Dengan pemahaman ini, Anda bisa merencanakan pembelian token dengan lebih efisien dan mengontrol pengeluaran listrik bulanan.
Rumus Dasar Konversi Token ke kWh
Rumus untuk menghitung kWh dari token listrik:
kWh = (Nominal Token - Biaya Admin) ÷ Tarif per kWh
Komponen Rumus
- Nominal Token - Jumlah uang yang Anda bayar (Rp 20.000 - Rp 1.000.000)
- Biaya Admin - Potongan dari channel pembelian (Rp 1.500 - Rp 3.000)
- Tarif per kWh - Harga listrik sesuai golongan tarif PLN Anda
Contoh Perhitungan Lengkap
Contoh 1: Token Rp 100.000 untuk Golongan 1300 VA
Data:
- Nominal Token: Rp 100.000
- Biaya Admin (ATM): Rp 2.500
- Golongan: R-1/TR-1300 VA
- Tarif: Rp 1.444,7/kWh
Perhitungan:
Nilai Token Bersih = Rp 100.000 - Rp 2.500 = Rp 97.500
kWh = Rp 97.500 ÷ Rp 1.444,7 = 67,49 kWh
Hasil: Anda mendapat 67,49 kWh
Contoh 2: Token Rp 50.000 untuk Golongan 900 VA (Subsidi)
Data:
- Nominal Token: Rp 50.000
- Biaya Admin (Minimarket): Rp 2.000
- Golongan: R-1/TR-900 VA (Subsidi)
- Tarif: Rp 1.352/kWh
Perhitungan:
Nilai Token Bersih = Rp 50.000 - Rp 2.000 = Rp 48.000
kWh = Rp 48.000 ÷ Rp 1.352 = 35,50 kWh
Hasil: Anda mendapat 35,50 kWh
Contoh 3: Token Rp 200.000 untuk Golongan 2200 VA
Data:
- Nominal Token: Rp 200.000
- Biaya Admin (E-wallet promo): Rp 0
- Golongan: R-1/TR-2200 VA
- Tarif: Rp 1.444,7/kWh
Perhitungan:
Nilai Token Bersih = Rp 200.000 - Rp 0 = Rp 200.000
kWh = Rp 200.000 ÷ Rp 1.444,7 = 138,44 kWh
Hasil: Anda mendapat 138,44 kWh (lebih banyak karena tanpa admin)
Tabel Tarif Listrik PLN 2025
Berikut tarif per kWh untuk masing-masing golongan (periode Oktober - Desember 2025):
| Golongan | Daya | Tarif per kWh | Keterangan |
|---|---|---|---|
| R-1/TR-900 | 900 VA | Rp 1.352 | Subsidi |
| R-1/TR-1300 | 1.300 VA | Rp 1.444,7 | Non-subsidi |
| R-1/TR-2200 | 2.200 VA | Rp 1.444,7 | Non-subsidi |
| R-2/TR | 3.500-5.500 VA | Rp 1.699,53 | Non-subsidi |
| R-3/TR,TM | 6.600 VA+ | Rp 1.699,53 | Non-subsidi |
Menghitung Estimasi Hari Token Bertahan
Setelah mengetahui kWh, Anda bisa menghitung berapa lama token akan bertahan:
Estimasi Hari = kWh yang Didapat ÷ Pemakaian Harian
Contoh:
- kWh dari token: 67,49 kWh
- Pemakaian harian: 5 kWh
Estimasi Hari = 67,49 ÷ 5 = 13,5 hari
Token akan bertahan sekitar 2 minggu.
Cara Mengetahui Pemakaian Harian
Metode 1: Dari Meteran
Catat angka kWh di meteran selama 7 hari, lalu bagi dengan 7.
Metode 2: Estimasi dari Peralatan
Hitung total watt peralatan × jam pemakaian ÷ 1000:
| Peralatan | Watt | Jam/Hari | kWh/Hari |
|---|---|---|---|
| Lampu LED (10 buah) | 100W | 8 | 0,8 kWh |
| TV | 100W | 6 | 0,6 kWh |
| Kulkas | 150W | 24 | 3,6 kWh |
| Rice Cooker | 400W | 1 | 0,4 kWh |
| Total | 5,4 kWh |
Menghitung Biaya Efektif per kWh
Biaya efektif menunjukkan biaya riil per kWh termasuk admin:
Biaya Efektif = Nominal Token ÷ kWh yang Didapat
Contoh:
- Nominal Token: Rp 100.000
- kWh Didapat: 67,49 kWh
Biaya Efektif = Rp 100.000 ÷ 67,49 = Rp 1.482/kWh
Bandingkan dengan tarif asli (Rp 1.444,7) - selisih Rp 37,3 adalah "biaya admin per kWh".
Tips Menghemat dengan Perhitungan yang Tepat
1. Hitung Kebutuhan Bulanan
Token Bulanan = Pemakaian Harian × 30 × Tarif per kWh + Admin
Contoh: 5 kWh/hari × 30 hari × Rp 1.444,7 + Rp 2.500 = Rp 219.205
2. Bandingkan Nominal vs Biaya Admin
| Nominal | Admin | % Admin | Rekomendasi |
|---|---|---|---|
| Rp 20.000 | Rp 2.500 | 12,5% | Darurat saja |
| Rp 50.000 | Rp 2.500 | 5% | Cukup hemat |
| Rp 100.000 | Rp 2.500 | 2,5% | Hemat |
| Rp 200.000+ | Rp 2.500 | <1,5% | Paling hemat |
3. Manfaatkan Promo
Beli saat ada promo gratis admin atau cashback untuk menghemat lebih banyak.
Gunakan Kalkulator Online
Untuk perhitungan cepat dan akurat, gunakan Kalkulator Token Listrik Prabayar kami.
Fitur kalkulator:
- Input nominal token dan golongan tarif
- Otomatis hitung kWh yang didapat
- Estimasi hari berdasarkan pemakaian harian
- Biaya efektif per kWh
Kesimpulan
Menghitung token listrik ke kWh cukup sederhana dengan rumus:
kWh = (Nominal - Admin) ÷ Tarif
Yang perlu Anda ketahui:
- Golongan tarif listrik Anda
- Biaya admin channel pembelian
- Rata-rata pemakaian harian
Dengan informasi ini, Anda bisa merencanakan pembelian token dengan lebih efisien dan mengontrol pengeluaran listrik bulanan.
Catatan: Tarif listrik yang digunakan adalah periode Oktober - Desember 2025. Tarif dapat berubah sesuai kebijakan PLN dan pemerintah.
Table of Contents
Share this article if you found it helpful