Zakat Fitrah 2,5 Kg atau 2,7 Kg? Ini Penjelasan Lengkapnya
Setiap menjelang Ramadan, pertanyaan yang sering muncul adalah: "Zakat fitrah itu 2,5 kg atau 2,7 kg?" Bahkan ada yang menyebut 3 kg. Artikel ini akan menjelaskan mengapa ada perbedaan takaran dan mana yang sebaiknya Anda gunakan.
Mengapa Ada Perbedaan Takaran?
Sha' adalah Ukuran Volume, Bukan Berat
Penyebab utama perbedaan adalah karena sha' dalam hadits adalah ukuran takaran (volume), bukan berat. Sha' adalah wadah ukur yang digunakan di zaman Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam.
Masalahnya, ketika sha' dikonversi ke berat (kilogram), hasilnya berbeda-beda tergantung:
- Jenis makanan (beras, gandum, kurma)
- Kualitas makanan (padat, kering, basah)
- Cara mengukur (dipadatkan atau tidak)
Variasi Konversi 1 Sha'
| Sumber | Berat | Dasar Perhitungan |
|---|---|---|
| BAZNAS Indonesia | 2,5 kg | Konversi praktis untuk beras Indonesia |
| Sebagian Ulama | 2,7 kg | Konversi lebih presisi dengan margin keamanan |
| Lajnah Daimah (Arab Saudi) | 3,0 kg | Berdasarkan penelitian terhadap gandum dan beras |
| Mazhab Hanafi | 3,8 kg | Menggunakan ukuran sha' yang lebih besar |
Penjelasan Masing-Masing Takaran
Takaran 2,5 Kg (Standar BAZNAS)
Kelebihan:
- Standar resmi di Indonesia
- Mudah diingat dan dihitung
- Sudah umum digunakan
Dasar:
- Konversi 1 sha' untuk beras Indonesia
- Praktis dan seragam nasional
Takaran 2,7 Kg (Pendapat Sebagian Ulama)
Kelebihan:
- Lebih mendekati konversi presisi
- Memberikan margin keamanan
- Menghindari keraguan
Dasar:
- Hasil penelitian konversi sha' ke berbagai jenis beras
- Pendekatan ihtiath (kehati-hatian)
Takaran 3,0 Kg (Lebih Berhati-hati)
Kelebihan:
- Paling aman dari segi keraguan
- Kelebihan menjadi sedekah
- Sesuai fatwa Lajnah Daimah
Dasar:
- Fatwa Lajnah Daimah no. 12572
- Berat 1 sha' untuk beras dan gandum kurang lebih 3 kg
Mana yang Sebaiknya Digunakan?
Rekomendasi Praktis
-
Gunakan 2,5 kg sebagai standar minimum jika:
- Mengikuti standar BAZNAS
- Menyalurkan melalui lembaga resmi
- Budget terbatas
-
Gunakan 2,7 kg atau 3 kg jika:
- Ingin lebih berhati-hati
- Mampu secara finansial
- Ingin kelebihan menjadi sedekah
Prinsip Penting
"Lebih baik lebih daripada kurang, karena kelebihan menjadi sedekah."
Jika ragu antara 2,5 kg dan 2,7 kg, pilih yang lebih besar. Tidak ada ruginya karena kelebihan akan dihitung sebagai sedekah.
Contoh Perhitungan Perbandingan
Keluarga dengan 4 jiwa, harga beras Rp 15.000/kg:
| Takaran | Total Beras | Total Uang | Selisih |
|---|---|---|---|
| 2,5 kg | 10 kg | Rp 150.000 | - |
| 2,7 kg | 10,8 kg | Rp 162.000 | +Rp 12.000 |
| 3,0 kg | 12 kg | Rp 180.000 | +Rp 30.000 |
Selisih Rp 12.000 - Rp 30.000 per keluarga adalah kecil, namun memberikan ketenangan hati bahwa zakat kita pasti cukup.
Apa Kata Para Ulama?
Pendapat yang Membolehkan Variasi
Para ulama sepakat bahwa semua takaran di atas (2,5 - 3 kg) adalah valid karena:
- Merupakan upaya terbaik mengkonversi sha' ke berat
- Tidak ada yang bisa memastikan berat sha' secara pasti
- Yang penting niat dan usaha terbaik
Syaikh Abdul Aziz bin Baz Rahimahullah
"Ukuran sha' dalam takaran adalah empat cukupan tangan (hafnah) orang dewasa dengan tangan sedang, tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil."
Lajnah Daimah
"Satu sha' untuk beras dan gandum beratnya kurang lebih 3 kilogram." (Fatwa no. 12572)
Tips Memilih Takaran
1. Sesuaikan dengan Lembaga Zakat
Jika menyalurkan melalui BAZNAS atau LAZ, ikuti standar mereka (umumnya 2,5 kg) agar perhitungan seragam.
2. Sesuaikan dengan Kemampuan
Jika mampu, gunakan takaran lebih tinggi sebagai bentuk kehati-hatian.
3. Konsisten
Pilih satu standar dan gunakan secara konsisten setiap tahun.
4. Jangan Kurangi
Apapun takaran yang dipilih, jangan mengurangi. Lebih baik lebih sedikit daripada kurang.
FAQ
Apakah zakat saya sah jika menggunakan 2,5 kg?
Ya, insya Allah sah karena ini adalah hasil ijtihad para ulama dan standar resmi BAZNAS Indonesia.
Mengapa BAZNAS menggunakan 2,5 kg bukan 3 kg?
BAZNAS memilih 2,5 kg sebagai standar yang praktis, mudah diingat, dan seragam secara nasional. Angka ini juga merupakan hasil konversi sha' yang valid.
Apakah berdosa jika menggunakan takaran berbeda dari yang diumumkan masjid?
Tidak berdosa selama tidak kurang dari 2,5 kg. Jika masjid mengumumkan 2,5 kg dan Anda membayar 2,7 kg, justru lebih baik.
Bolehkah berbeda takaran untuk anggota keluarga?
Sebaiknya sama untuk semua anggota keluarga agar mudah dihitung dan tidak membingungkan.
Kesimpulan
Perbedaan takaran 2,5 kg dan 2,7 kg (atau 3 kg) terjadi karena sha' adalah ukuran volume yang sulit dikonversi ke berat secara pasti. Semua takaran tersebut valid dan merupakan hasil ijtihad ulama.
Rekomendasi kami:
- Minimum: 2,5 kg (standar BAZNAS)
- Lebih baik: 2,7 kg (margin keamanan)
- Paling aman: 3 kg (sangat berhati-hati)
Yang terpenting adalah niat yang tulus, perhitungan yang benar, dan penyaluran yang tepat waktu.
Hitung zakat fitrah dengan mudah menggunakan Kalkulator Zakat Fitrah - pilih takaran sesuai keyakinan Anda.
Table of Contents
Share this article if you found it helpful