Tabel TER PPh 21 Kategori A, B, C Lengkap 2025 + Contoh Perhitungan

14 min read

Sebagai karyawan atau praktisi HR, memahami tabel TER (Tarif Efektif Rata-rata) PPh 21 adalah keharusan sejak 2024. Artikel ini menyajikan tabel TER lengkap kategori A, B, dan C beserta panduan praktis penggunaannya.

Apa Itu Tabel TER PPh 21?

Tabel TER adalah daftar tarif pajak efektif yang digunakan untuk menghitung PPh 21 berdasarkan penghasilan bruto bulanan dan status PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak) seseorang.

Dasar Hukum

  • PMK No. 168/2023 - Petunjuk Pelaksanaan Pemotongan PPh Pasal 21
  • PP No. 58/2023 - Tarif Pemotongan PPh Pasal 21
  • Berlaku sejak: 1 Januari 2024

Mengapa Ada 3 Kategori?

Karena setiap orang punya status PTKP berbeda yang mempengaruhi besaran pajak:

KategoriStatus PTKPPTKP ValueLapisan Tarif
ATK/0, TK/1, K/0Rp 54 - 58,5 juta44 lapisan
BTK/2, TK/3, K/1, K/2Rp 63 - 67,5 juta40 lapisan
CK/3Rp 72 juta41 lapisan

Cara Menentukan Kategori TER Anda

Langkah 1: Identifikasi Status PTKP

Status PTKP ditentukan oleh:

  • Status pernikahan: TK (Tidak Kawin) atau K (Kawin)
  • Jumlah tanggungan: 0, 1, 2, atau 3

Contoh:

  • TK/0 = Belum menikah, tidak ada tanggungan
  • K/2 = Sudah menikah dengan 2 anak/tanggungan

Langkah 2: Tentukan Kategori TER

Gunakan pemetaan ini:

TK/0 → Kategori A
TK/1 → Kategori A
TK/2 → Kategori B
TK/3 → Kategori B
K/0  → Kategori A
K/1  → Kategori B
K/2  → Kategori B
K/3  → Kategori C

Tabel TER Kategori A

Untuk Status: TK/0, TK/1, K/0

PTKP: Rp 54.000.000 (TK/0) atau Rp 58.500.000 (TK/1 & K/0)

NoPenghasilan Bruto BulananTarif TER
1s.d. Rp 5.400.0000%
2> Rp 5.400.000 s.d. Rp 5.650.0000,25%
3> Rp 5.650.000 s.d. Rp 5.950.0000,5%
4> Rp 5.950.000 s.d. Rp 6.300.0000,75%
5> Rp 6.300.000 s.d. Rp 6.750.0001%
6> Rp 6.750.000 s.d. Rp 7.500.0001,25%
7> Rp 7.500.000 s.d. Rp 8.550.0001,5%
8> Rp 8.550.000 s.d. Rp 9.650.0001,75%
9> Rp 9.650.000 s.d. Rp 10.050.0002%
10> Rp 10.050.000 s.d. Rp 10.350.0002,25%
11> Rp 10.350.000 s.d. Rp 10.700.0002,5%
12> Rp 10.700.000 s.d. Rp 11.050.0002,75%
13> Rp 11.050.000 s.d. Rp 11.600.0003%
14> Rp 11.600.000 s.d. Rp 12.500.0003,25%
15> Rp 12.500.000 s.d. Rp 13.750.0003,5%
16> Rp 13.750.000 s.d. Rp 15.100.0003,75%
17> Rp 15.100.000 s.d. Rp 16.950.0004%
18> Rp 16.950.000 s.d. Rp 19.750.0004,25%
19> Rp 19.750.000 s.d. Rp 24.150.0004,5%
20> Rp 24.150.000 s.d. Rp 26.450.0004,75%
21> Rp 26.450.000 s.d. Rp 28.000.0005%
22> Rp 28.000.000 s.d. Rp 30.050.0005,25%
23> Rp 30.050.000 s.d. Rp 32.400.0005,5%
24> Rp 32.400.000 s.d. Rp 35.400.0005,75%
25> Rp 35.400.000 s.d. Rp 39.100.0006%
26> Rp 39.100.000 s.d. Rp 43.850.0006,25%
27> Rp 43.850.000 s.d. Rp 47.800.0006,5%
28> Rp 47.800.000 s.d. Rp 51.400.0006,75%
29> Rp 51.400.000 s.d. Rp 56.300.0007%
30> Rp 56.300.000 s.d. Rp 62.200.0007,25%
31> Rp 62.200.000 s.d. Rp 68.600.0007,5%
32> Rp 68.600.000 s.d. Rp 77.500.0007,75%
33> Rp 77.500.000 s.d. Rp 89.000.0008%
34> Rp 89.000.000 s.d. Rp 103.000.0008,5%
35> Rp 103.000.000 s.d. Rp 125.000.0009%
36> Rp 125.000.000 s.d. Rp 157.000.0009,5%
37> Rp 157.000.000 s.d. Rp 206.000.00010%
38> Rp 206.000.000 s.d. Rp 337.000.00015%
39> Rp 337.000.000 s.d. Rp 454.000.00020%
40> Rp 454.000.000 s.d. Rp 550.000.00025%
41> Rp 550.000.000 s.d. Rp 1.400.000.00030%
42> Rp 1.400.000.00034%

Contoh Perhitungan Kategori A:

Kasus 1: Gaji Rp 8 Juta (TK/0)

Penghasilan Bruto = Rp 8.000.000
Status = TK/0 → Kategori A
Lihat tabel: Rp 7.500.001 - Rp 8.550.000 → 1,5%
PPh 21 = Rp 8.000.000 × 1,5% = Rp 120.000

Kasus 2: Gaji Rp 20 Juta (K/0)

Penghasilan Bruto = Rp 20.000.000
Status = K/0 → Kategori A
Lihat tabel: Rp 19.750.001 - Rp 24.150.000 → 4,5%
PPh 21 = Rp 20.000.000 × 4,5% = Rp 900.000

Kasus 3: Gaji Rp 100 Juta (TK/1)

Penghasilan Bruto = Rp 100.000.000
Status = TK/1 → Kategori A
Lihat tabel: Rp 89.000.001 - Rp 103.000.000 → 8,5%
PPh 21 = Rp 100.000.000 × 8,5% = Rp 8.500.000

Tabel TER Kategori B

Untuk Status: TK/2, TK/3, K/1, K/2

PTKP: Rp 63.000.000 (TK/2 & K/1) atau Rp 67.500.000 (TK/3 & K/2)

NoPenghasilan Bruto BulananTarif TER
1s.d. Rp 6.200.0000%
2> Rp 6.200.000 s.d. Rp 6.500.0000,25%
3> Rp 6.500.000 s.d. Rp 6.850.0000,5%
4> Rp 6.850.000 s.d. Rp 7.300.0000,75%
5> Rp 7.300.000 s.d. Rp 9.200.0001%
6> Rp 9.200.000 s.d. Rp 10.750.0001,25%
7> Rp 10.750.000 s.d. Rp 11.250.0001,5%
8> Rp 11.250.000 s.d. Rp 11.600.0001,75%
9> Rp 11.600.000 s.d. Rp 12.600.0002%
10> Rp 12.600.000 s.d. Rp 13.600.0002,25%
11> Rp 13.600.000 s.d. Rp 14.950.0002,5%
12> Rp 14.950.000 s.d. Rp 16.400.0002,75%
13> Rp 16.400.000 s.d. Rp 18.450.0003%
14> Rp 18.450.000 s.d. Rp 21.850.0003,25%
15> Rp 21.850.000 s.d. Rp 26.000.0003,5%
16> Rp 26.000.000 s.d. Rp 27.700.0003,75%
17> Rp 27.700.000 s.d. Rp 29.350.0004%
18> Rp 29.350.000 s.d. Rp 31.450.0004,25%
19> Rp 31.450.000 s.d. Rp 33.950.0004,5%
20> Rp 33.950.000 s.d. Rp 37.100.0004,75%
21> Rp 37.100.000 s.d. Rp 41.100.0005%
22> Rp 41.100.000 s.d. Rp 45.800.0005,25%
23> Rp 45.800.000 s.d. Rp 49.500.0005,5%
24> Rp 49.500.000 s.d. Rp 53.800.0005,75%
25> Rp 53.800.000 s.d. Rp 58.500.0006%
26> Rp 58.500.000 s.d. Rp 64.000.0006,25%
27> Rp 64.000.000 s.d. Rp 71.000.0006,5%
28> Rp 71.000.000 s.d. Rp 80.000.0006,75%
29> Rp 80.000.000 s.d. Rp 93.000.0007%
30> Rp 93.000.000 s.d. Rp 109.000.0007,25%
31> Rp 109.000.000 s.d. Rp 129.000.0007,5%
32> Rp 129.000.000 s.d. Rp 163.000.0008%
33> Rp 163.000.000 s.d. Rp 211.000.0008,5%
34> Rp 211.000.000 s.d. Rp 374.000.0009%
35> Rp 374.000.000 s.d. Rp 459.000.00015%
36> Rp 459.000.000 s.d. Rp 555.000.00020%
37> Rp 555.000.000 s.d. Rp 704.000.00025%
38> Rp 704.000.000 s.d. Rp 1.405.000.00030%
39> Rp 1.405.000.00034%

Contoh Perhitungan Kategori B:

Kasus 1: Gaji Rp 12 Juta (K/1)

Penghasilan Bruto = Rp 12.000.000
Status = K/1 → Kategori B
Lihat tabel: Rp 11.600.001 - Rp 12.600.000 → 2%
PPh 21 = Rp 12.000.000 × 2% = Rp 240.000

Kasus 2: Gaji Rp 25 Juta (TK/3)

Penghasilan Bruto = Rp 25.000.000
Status = TK/3 → Kategori B
Lihat tabel: Rp 21.850.001 - Rp 26.000.000 → 3,5%
PPh 21 = Rp 25.000.000 × 3,5% = Rp 875.000

Kasus 3: Gaji Rp 50 Juta (K/2)

Penghasilan Bruto = Rp 50.000.000
Status = K/2 → Kategori B
Lihat tabel: Rp 49.500.001 - Rp 53.800.000 → 5,75%
PPh 21 = Rp 50.000.000 × 5,75% = Rp 2.875.000

Tabel TER Kategori C

Untuk Status: K/3

PTKP: Rp 72.000.000

NoPenghasilan Bruto BulananTarif TER
1s.d. Rp 6.600.0000%
2> Rp 6.600.000 s.d. Rp 6.950.0000,25%
3> Rp 6.950.000 s.d. Rp 7.350.0000,5%
4> Rp 7.350.000 s.d. Rp 7.800.0000,75%
5> Rp 7.800.000 s.d. Rp 8.850.0001%
6> Rp 8.850.000 s.d. Rp 9.800.0001,25%
7> Rp 9.800.000 s.d. Rp 10.950.0001,5%
8> Rp 10.950.000 s.d. Rp 11.200.0001,75%
9> Rp 11.200.000 s.d. Rp 12.050.0002%
10> Rp 12.050.000 s.d. Rp 12.950.0002,25%
11> Rp 12.950.000 s.d. Rp 14.150.0002,5%
12> Rp 14.150.000 s.d. Rp 15.550.0002,75%
13> Rp 15.550.000 s.d. Rp 17.050.0003%
14> Rp 17.050.000 s.d. Rp 19.500.0003,25%
15> Rp 19.500.000 s.d. Rp 22.700.0003,5%
16> Rp 22.700.000 s.d. Rp 26.600.0003,75%
17> Rp 26.600.000 s.d. Rp 28.100.0004%
18> Rp 28.100.000 s.d. Rp 30.100.0004,25%
19> Rp 30.100.000 s.d. Rp 32.600.0004,5%
20> Rp 32.600.000 s.d. Rp 35.400.0004,75%
21> Rp 35.400.000 s.d. Rp 38.900.0005%
22> Rp 38.900.000 s.d. Rp 43.000.0005,25%
23> Rp 43.000.000 s.d. Rp 47.400.0005,5%
24> Rp 47.400.000 s.d. Rp 51.200.0005,75%
25> Rp 51.200.000 s.d. Rp 55.800.0006%
26> Rp 55.800.000 s.d. Rp 60.400.0006,25%
27> Rp 60.400.000 s.d. Rp 66.700.0006,5%
28> Rp 66.700.000 s.d. Rp 74.500.0006,75%
29> Rp 74.500.000 s.d. Rp 83.200.0007%
30> Rp 83.200.000 s.d. Rp 95.600.0007,25%
31> Rp 95.600.000 s.d. Rp 110.000.0007,5%
32> Rp 110.000.000 s.d. Rp 134.000.0008%
33> Rp 134.000.000 s.d. Rp 169.000.0008,5%
34> Rp 169.000.000 s.d. Rp 221.000.0009%
35> Rp 221.000.000 s.d. Rp 390.000.0009,5%
36> Rp 390.000.000 s.d. Rp 463.000.00010%
37> Rp 463.000.000 s.d. Rp 561.000.00015%
38> Rp 561.000.000 s.d. Rp 709.000.00020%
39> Rp 709.000.000 s.d. Rp 1.020.000.00025%
40> Rp 1.020.000.000 s.d. Rp 1.415.000.00030%
41> Rp 1.415.000.00034%

Contoh Perhitungan Kategori C:

Kasus 1: Gaji Rp 15 Juta (K/3)

Penghasilan Bruto = Rp 15.000.000
Status = K/3 → Kategori C
Lihat tabel: Rp 14.150.001 - Rp 15.550.000 → 2,75%
PPh 21 = Rp 15.000.000 × 2,75% = Rp 412.500

Kasus 2: Gaji Rp 30 Juta (K/3)

Penghasilan Bruto = Rp 30.000.000
Status = K/3 → Kategori C
Lihat tabel: Rp 28.100.001 - Rp 30.100.000 → 4,25%
PPh 21 = Rp 30.000.000 × 4,25% = Rp 1.275.000

Tips Menggunakan Tabel TER

1. Pastikan Kategori yang Benar

Kesalahan paling umum: salah menentukan kategori.

Checklist:

  • ✅ Cek status pernikahan
  • ✅ Hitung jumlah tanggungan
  • ✅ Pastikan mapping status → kategori benar

2. Gunakan Penghasilan Bruto yang Tepat

Penghasilan bruto = Gaji Pokok + Tunjangan Tetap

Termasuk:

  • Gaji pokok
  • Tunjangan tetap (transport, makan, perumahan)
  • Tunjangan jabatan

Tidak termasuk:

  • Bonus (pakai tarif khusus)
  • THR (pakai tarif khusus)
  • Natura (mobil dinas, dll)
  • Reimburse

3. Perhatikan Batasan Range

Tarif TER berlaku untuk range tertentu. Pastikan Anda lihat yang mana penghasilan Anda masuk.

Contoh Kesalahan Umum:

❌ Salah:
Gaji Rp 10.000.000 → Pakai tarif 2,25% (salah range!)

✅ Benar:
Gaji Rp 10.000.000 → Masuk range Rp 9.650.001 - 10.050.000 → 2%

4. Gunakan Kalkulator untuk Akurasi

Manual calculation prone to error. Gunakan Kalkulator PPh 21 untuk:

  • ✅ Akurasi 100%
  • ✅ Otomatis pilih kategori
  • ✅ Cepat dan mudah

5. Simpan Referensi Tabel

Bookmark halaman ini atau simpan tabel untuk referensi cepat saat:

  • Negosiasi gaji
  • Evaluasi offer kerja
  • Cross-check slip gaji
  • Perencanaan keuangan

Perbandingan Antar Kategori

Mari bandingkan potongan PPh 21 untuk gaji Rp 15 juta di semua kategori:

KategoriStatusTarif TERPPh 21Gaji Bersih
ATK/03,75%Rp 562.500Rp 14.437.500
BK/12,75%Rp 412.500Rp 14.587.500
CK/32,75%Rp 412.500Rp 14.587.500

Insight: Semakin tinggi PTKP (lebih banyak tanggungan), semakin kecil pajak!

FAQ: Pertanyaan Seputar Tabel TER

Q: Apakah tabel TER bisa berubah?

A: Ya, tabel TER bisa diperbarui jika ada peraturan baru. Selalu cek PMK terbaru dari Direktorat Jenderal Pajak.

Q: Bagaimana jika gaji saya pas di batas range?

A: Gunakan tarif dari range yang mencakup nilai tersebut. Contoh: Rp 10.050.000 masuk range "s.d. Rp 10.050.000".

Q: Apakah tabel ini berlaku untuk freelancer?

A: Tidak. TER khusus untuk pegawai tetap. Freelancer menggunakan tarif progresif atau PPh 21 final.

Q: Bagaimana cara download tabel resmi?

A: Tabel resmi bisa didownload dari situs DJP atau gunakan Kalkulator PPh 21 yang sudah terintegrasi.

Kesimpulan

Tabel TER PPh 21 adalah alat wajib untuk menghitung pajak penghasilan sejak 2024. Dengan memahami:

  • Kategori yang tepat (A/B/C) berdasarkan PTKP
  • Range penghasilan yang sesuai
  • Tarif yang berlaku untuk range tersebut

Anda bisa menghitung PPh 21 dengan akurat dan cepat.

Cara termudah: Gunakan Kalkulator PPh 21 yang otomatis:

  • Menentukan kategori TER
  • Mencari tarif yang tepat
  • Menghitung PPh 21 bulanan dan tahunan
  • Menampilkan gaji bersih setelah pajak

Referensi:

  • PMK No. 168/2023 - Tabel TER PPh Pasal 21
  • PP No. 58/2023 - Tarif Pemotongan PPh Pasal 21
  • Direktorat Jenderal Pajak - Panduan TER 2024

Disclaimer: Tabel ini adalah rangkuman untuk kemudahan referensi. Untuk keperluan resmi, silakan merujuk ke PMK 168/2023.

pph-21
tabel-ter
referensi
kategori-ter
pmk-168-2023
Share This

Share this article if you found it helpful

T
Tim Redaksi
Kelompok profesional berdedikasi dalam jurnalisme dan penulisan, berkomitmen menyajikan konten berkualitas tinggi, akurat, dan relevan dengan perspektif luas dalam berbagai bidang.