Tips Menabung Umroh untuk Gaji UMR: Strategi 2 Tahun Berangkat!

3 min read

"Ah, gaji saya cuma UMR, mana mungkin bisa umroh?"

Pernah berpikir seperti itu? Buang jauh-jauh pikiran pesimis tersebut! Allah tidak memanggil yang mampu, tapi Allah memampukan yang terpanggil. Banyak kisah tukang bubur, pemulung, hingga buruh harian yang bisa berangkat ke Tanah Suci. Kuncinya adalah niat yang kuat dan strategi menabung yang disiplin.

Artikel ini akan memberikan simulasi dan tips praktis bagi Anda yang bergaji UMR (sekitar Rp 4-5 juta) untuk bisa berangkat umroh dalam waktu realistis.

Target Biaya: Berapa yang Harus Dikumpulkan?

Mari kita gunakan angka realistis untuk tahun 2026/2027.

  • Target Paket: Umroh Hemat / Promo
  • Estimasi Biaya: Rp 28.000.000
  • Uang Saku: Rp 3.000.000
  • TOTAL TARGET: Rp 31.000.000

Strategi Menabung Berdasarkan Waktu

Rencana A: Target 2 Tahun (Agak Berat tapi Cepat)

  • Total Bulan: 24 bulan
  • Tabungan per Bulan: Rp 31.000.000 ÷ 24 = Rp 1.291.000
  • Persentase Gaji (asumsi 4,5jt): ~28%
  • Cocok untuk: Lajang, tinggal dengan orang tua, minim cicilan.

Rencana B: Target 3 Tahun (Realistis & Nyaman)

  • Total Bulan: 36 bulan
  • Tabungan per Bulan: Rp 31.000.000 ÷ 36 = Rp 861.000
  • Persentase Gaji: ~19%
  • Cocok untuk: Sudah menikah (double income) atau lajang dengan tanggungan.

Rencana C: Target 5 Tahun (Sangat Ringan)

  • Total Bulan: 60 bulan
  • Tabungan per Bulan: Rp 31.000.000 ÷ 60 = Rp 516.000
  • Persentase Gaji: ~11%
  • Cocok untuk: Keluarga dengan banyak kebutuhan operasional.

5 Tips Praktis Agar Tabungan Terkumpul

1. Buka Rekening Khusus (Auto-Debit)

Jangan campur uang umroh dengan uang belanja! Buka rekening tabungan berjangka atau rekening khusus tanpa kartu ATM. Aktifkan fitur auto-debit setiap tanggal gajian. Jadi, uang langsung "diamankan" sebelum sempat Anda belanjakan.

2. Tabungan Emas (Anti Inflasi)

Biaya umroh cenderung naik setiap tahun mengikuti inflasi dan kurs Dollar. Menabung dalam bentuk Rupiah berisiko tergerus nilainya.

  • Solusi: Konversikan tabungan bulanan ke Emas (Logam Mulia).
  • Jika target 3 tahun lagi, emas cenderung menjaga nilai daya beli Anda. Saat dana sudah cukup, tinggal jual emasnya.

3. Cari Penghasilan Tambahan (Side Hustle)

Jika menyisihkan 20% gaji terasa berat, jangan kurangi pengeluaran (karena sudah mepet), tapi tambah pemasukan.

  • Ojek online di akhir pekan
  • Jualan makanan/snack di kantor
  • Freelance sesuai skill
  • Target: Semua hasil side hustle 100% masuk ke tabungan umroh.

4. Manfaatkan THR & Bonus

Jangan habiskan THR untuk belanja lebaran semua.

  • Komitmen: 50% THR wajib masuk tabungan umroh.
  • Jika THR Rp 4,5 juta, maka Rp 2,25 juta langsung menambah saldo. Ini bisa mempercepat waktu keberangkatan hingga 6 bulan lebih cepat!

5. "Puasa" Gaya Hidup

Selama masa menabung, kurangi "latte factor" atau pengeluaran kecil yang tidak perlu.

  • Bawa bekal makan siang (hemat 15rb x 22 hari = 330rb/bulan)
  • Kurangi nongkrong di cafe
  • Tunda ganti HP baru

Doa & Tawakal

Ikhtiar langit jangan dilupakan. Rutinkan sholat Dhuha, sedekah (meski sedikit), dan berdoa spesifik:

"Ya Allah, karuniakanlah aku rezeki untuk bisa berkunjung ke rumah-Mu dan makam Nabi-Mu tahun [sebutkan tahun target] nanti."

Gunakan Kalkulator Biaya Umroh di atas untuk membuat simulasi tabungan Anda sendiri. Masukkan tabungan saat ini (jika ada) dan kemampuan menabung bulanan Anda. Kalkulator akan menghitungkan kapan estimasi Anda bisa berangkat.

Semangat menabung! Baitullah menanti Anda.

tabungan umroh
tips menabung
gaji umr
biaya umroh
perencanaan keuangan
Share This

Share this article if you found it helpful

T
Tim Redaksi
Kelompok profesional berdedikasi dalam jurnalisme dan penulisan, berkomitmen menyajikan konten berkualitas tinggi, akurat, dan relevan dengan perspektif luas dalam berbagai bidang.