Input Data

Luas bangunan yang akan direnovasi dalam meter persegi

Pilih kota terdekat untuk estimasi lebih akurat

Seberapa luas scope renovasi?

Pilih area yang akan direnovasi (bisa lebih dari 1)

Pilih metode sesuai budget & kemampuan

Fokus renovasi Anda

Rp

Berapa dana yang sudah disiapkan untuk renovasi?

Rp

Berapa yang bisa disisihkan per bulan?

Kapan rencana mulai renovasi? Berapa bulan dari sekarang.

Hasil kalkulasi akan muncul di sini setelah Anda mengklik tombol "Hitung"

Cara Menggunakan

1. Masukkan Luas Rumah

Masukkan luas total bangunan rumah Anda dalam meter persegi (m²). Luas minimum 30m², maksimum 500m².

Fungsi input ini:

  • Menentukan kategori ukuran rumah (kecil/sedang/besar)
  • Mempengaruhi kompleksitas instalasi dan ekspektasi material
  • Bukan untuk mengalikan biaya dengan total luas

Tips:

  • Masukkan luas total rumah, bukan luas yang direnovasi
  • Rumah < 36m² dianggap kecil (biaya per ruangan lebih rendah)
  • Rumah > 100m² dianggap besar (biaya per ruangan lebih tinggi)
  • Gunakan ukuran dari IMB atau hasil pengukuran langsung

2. Pilih Lokasi/Kota

Pilih kota terdekat dengan lokasi rumah Anda. Kalkulator menggunakan regional pricing berdasarkan 20+ kota di Indonesia yang dikelompokkan menjadi:

  • Area Premium: Jabodetabek (+25% dari baseline)
  • Kota Besar: Surabaya, Bandung, Medan, Semarang, dll (baseline)
  • Kota Sedang: Bali, Yogyakarta, Solo, Malang, dll (-15%)
  • Kabupaten/Kota Kecil: Bukittinggi, Tasikmalaya, dll (-10%)

Tips:

  • Pilih kota terdekat jika kota Anda tidak ada di list
  • Gunakan "Rata-rata nasional" jika tidak yakin
  • Regional pricing mempengaruhi upah tukang dan harga material

3. Tentukan Tingkat Renovasi

Pilih scope renovasi sesuai kebutuhan Anda:

  • Ringan (1.0×): Cat, keramik, minor fixes
  • Sedang (1.8×): + Plafon, pintu, jendela
  • Berat (2.8×): + Struktur, plumbing, listrik
  • Total (4.0×): Hampir seperti bangun baru

Tips:

  • Pilih "Ringan" untuk refresh tampilan saja
  • Pilih "Sedang" untuk renovasi standar (paling umum)
  • Pilih "Berat" jika ada perbaikan struktur atau instalasi
  • Pilih "Total" hanya jika rumah sangat tua atau rusak parah
  • Multiplier ini dikalikan dengan biaya base per ruangan

4. Pilih Area yang Direnovasi

Centang area/ruangan yang akan direnovasi. Anda bisa memilih lebih dari 1 area:

  • Kamar Tidur Utama
  • Kamar Tidur Anak (2 kamar)
  • Kamar Mandi Utama
  • Kamar Mandi Tambahan
  • Dapur
  • Ruang Tamu
  • Ruang Keluarga
  • Teras
  • Atap
  • Pagar/Carport

Cara Kerja:

  • Kalkulator menghitung biaya per ruangan, bukan per m² total rumah
  • Total biaya = jumlah biaya semua ruangan yang Anda centang
  • Ini lebih akurat untuk renovasi parsial

5. Pilih Metode Eksekusi

Pilih metode renovasi sesuai budget dan kemampuan Anda:

  • Kontraktor (100%): Tercepat & terjamin, tapi paling mahal
  • Mandor (75%): Hemat 25%, perlu supervisi
  • Mandiri (55%): Hemat 45%, butuh effort besar & skill

Tips:

  • Pilih Kontraktor jika tidak punya waktu untuk supervisi
  • Pilih Mandor jika bisa supervisi harian dan ingin hemat
  • Pilih Mandiri hanya jika punya skill dan banyak waktu luang
  • Kalkulator akan menampilkan perbandingan 3 metode

6. Tentukan Prioritas Budget

Pilih fokus renovasi Anda:

  • Darurat: Atap bocor, retak struktur, masalah keamanan
  • Fungsional: Dapur, kamar mandi, instalasi listrik/air
  • Estetika: Cat, lantai, dekorasi, tampilan

Tips:

  • Pilih "Darurat" jika ada masalah yang harus segera diperbaiki
  • Pilih "Fungsional" untuk meningkatkan kenyamanan sehari-hari
  • Pilih "Estetika" jika struktur sudah bagus, hanya ingin refresh
  • Kalkulator akan memberikan rekomendasi prioritas berdasarkan pilihan ini

7. Masukkan Tabungan Saat Ini

Masukkan dana yang sudah Anda siapkan untuk renovasi. Bisa Rp 0 jika belum ada tabungan.

Tips:

  • Hitung total tabungan khusus renovasi, bukan semua tabungan
  • Jangan gunakan dana darurat untuk renovasi
  • Sisakan buffer minimal 20% dari total biaya

8. Tentukan Budget Renovasi per Bulan

Masukkan berapa yang bisa Anda sisihkan per bulan untuk renovasi.

Tips:

  • Alokasi 20-30% dari gaji untuk renovasi (jika prioritas tinggi)
  • Jangan melebihi 40% dari gaji untuk menghindari masalah cashflow
  • Konsisten lebih penting daripada jumlah besar

9. Pilih Target Mulai Renovasi

Tentukan kapan Anda ingin mulai renovasi (1-36 bulan dari sekarang).

Tips:

  • Pilih timeline realistis berdasarkan kemampuan menabung
  • Tambahkan buffer 2-3 bulan untuk kontingensi
  • Kalkulator akan menghitung apakah target achievable

Memahami Hasil Perhitungan

Total Biaya Renovasi

Kalkulator menampilkan total biaya untuk metode yang Anda pilih, plus perbandingan dengan 2 metode lainnya.

Breakdown per Ruangan

Lihat biaya detail setiap area yang dipilih, termasuk persentase dari total biaya.

Priority Recommendations

Kalkulator memberikan rekomendasi prioritas berdasarkan:

  • Tingkat urgensi (darurat > fungsional > estetika)
  • Budget yang tersedia
  • Kombinasi area yang optimal

RAB (Rencana Anggaran Biaya)

Breakdown komponen biaya:

  • Material (55-60%): Keramik, cat, semen, dll
  • Upah (30-35%): Tukang, mandor, helper
  • Fee (0-20%): Margin kontraktor/mandor (0% untuk mandiri)
  • Kontingensi (10%): Buffer untuk masalah tak terduga

Savings Plan

Kalkulator menampilkan:

  • Kekurangan dana (jika ada)
  • Bulan yang dibutuhkan untuk nabung
  • Setoran bulanan rekomendasi
  • Progress bar tabungan
  • Estimasi tanggal mulai renovasi

Tips untuk Hasil Akurat

  1. Ukur dengan Teliti: Gunakan meteran untuk mengukur luas rumah
  2. Pilih Kota yang Tepat: Regional pricing sangat mempengaruhi hasil
  3. Realistis dengan Budget: Jangan terlalu optimis dengan kemampuan menabung
  4. Tambahkan Buffer: Selalu tambahkan 10-15% untuk kontingensi
  5. Konsultasi Kontraktor: Gunakan hasil kalkulator sebagai baseline untuk negosiasi

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

  1. Memilih terlalu banyak area sekaligus → Renovasi bertahap lebih ringan untuk cashflow
  2. Tidak memperhitungkan kontingensi → Selalu ada masalah tak terduga
  3. Pilih mandiri tanpa skill → Bisa menghasilkan kualitas buruk dan biaya lebih besar
  4. Target terlalu cepat → Stress finansial dan hasil kurang optimal
  5. Mengabaikan prioritas darurat → Masalah kecil bisa jadi besar dan mahal

Langkah Selanjutnya

Setelah mendapat estimasi biaya:

  1. Bandingkan dengan Penawaran: Minta RAB dari 2-3 kontraktor
  2. Verifikasi Harga Material: Cek harga material di toko bangunan terdekat
  3. Buat Timeline Detail: Jadwalkan renovasi per fase jika bertahap
  4. Siapkan Dana Darurat: Minimal 20% dari total biaya untuk kontingensi
  5. Dokumentasi: Foto kondisi sebelum renovasi untuk perbandingan

Catatan Penting:

⚠️ Hasil perhitungan adalah estimasi berdasarkan harga pasar 2026. Biaya aktual dapat bervariasi tergantung:

  • Kualitas dan merek material yang dipilih
  • Tingkat kesulitan pekerjaan
  • Kondisi existing rumah
  • Fluktuasi harga material
  • Negosiasi dengan kontraktor/mandor

Selalu konsultasikan dengan kontraktor berpengalaman untuk penawaran detail dan survey langsung ke lokasi.

Pertanyaan Umum

Tags:
kalkulator renovasi rumah
hitung biaya renovasi
estimasi biaya renovasi
biaya renovasi rumah
RAB renovasi
rencana anggaran biaya renovasi
biaya renovasi per meter
renovasi rumah type 36