AC Inverter vs AC Biasa: Hemat Berapa dan Kapan Balik Modal?

4 min read

AC inverter menjadi pilihan populer karena klaim hemat listrik hingga 50%. Tapi benarkah demikian? Berapa sebenarnya penghematan yang bisa didapat, dan kapan investasi ini akan balik modal?

Perbedaan AC Inverter dan AC Biasa

AC Non-Inverter (Konvensional)

  • Kompresor bekerja dengan sistem on/off
  • Saat ruangan dingin, kompresor mati total
  • Saat suhu naik, kompresor menyala penuh (100%)
  • Konsumsi listrik fluktuatif dan boros saat start

AC Inverter

  • Kompresor bekerja dengan kecepatan variabel
  • Tidak pernah mati total, hanya menyesuaikan kecepatan
  • Konsumsi listrik lebih stabil dan efisien
  • Ruangan lebih nyaman karena suhu lebih stabil

Perbandingan Wattage

KapasitasAC Non-InverterAC InverterHemat
1/2 PK400W250W37,5%
3/4 PK700W400W43%
1 PK900W500W44%
1,5 PK1300W750W42%
2 PK1800W1000W44%

Catatan: Wattage adalah konsumsi rata-rata operasional, bukan maksimum

Perhitungan Penghematan Bulanan

Contoh: AC 1 PK dengan Pemakaian 8 Jam/Hari

AC Non-Inverter:

  • Konsumsi: 900W × 8 jam × 30 hari = 216 kWh/bulan
  • Biaya: 216 × Rp 1.444,7 = Rp 312.055/bulan

AC Inverter:

  • Konsumsi: 500W × 8 jam × 30 hari = 120 kWh/bulan
  • Biaya: 120 × Rp 1.444,7 = Rp 173.364/bulan

Penghematan: Rp 138.691/bulan atau Rp 1.664.292/tahun

Analisis Payback Period

Harga AC 1 PK (2025)

TipeKisaran Harga
AC Non-InverterRp 3.000.000 - 4.500.000
AC InverterRp 5.000.000 - 8.000.000
Selisih HargaRp 2.000.000 - 3.500.000

Perhitungan Balik Modal

Dengan penghematan Rp 138.691/bulan:

  • Selisih harga Rp 2.000.000 → Balik modal 14,4 bulan
  • Selisih harga Rp 3.000.000 → Balik modal 21,6 bulan
  • Selisih harga Rp 3.500.000 → Balik modal 25,2 bulan

Kesimpulan: Investasi AC inverter balik modal dalam 1-2 tahun.

Faktor yang Mempengaruhi Penghematan

1. Jam Pemakaian

Semakin lama pemakaian, semakin cepat balik modal:

  • 6 jam/hari → Payback 28 bulan
  • 8 jam/hari → Payback 21 bulan
  • 12 jam/hari → Payback 14 bulan

2. Golongan Tarif PLN

Tarif lebih tinggi = penghematan lebih besar:

  • R-1/900 VA (Rp 1.352/kWh) → Hemat Rp 130.000/bulan
  • R-1/1300 VA (Rp 1.444,7/kWh) → Hemat Rp 138.000/bulan
  • R-2 (Rp 1.699,53/kWh) → Hemat Rp 163.000/bulan

3. Kondisi Ruangan

  • Ruangan dengan insulasi baik → AC lebih efisien
  • Ruangan terkena sinar matahari langsung → AC bekerja lebih keras
  • Ukuran ruangan sesuai kapasitas AC → efisiensi optimal

Kapan Sebaiknya Beli AC Inverter?

Layak Beli Jika:

  • Pemakaian AC lebih dari 6 jam/hari
  • Budget tersedia untuk selisih harga
  • Berencana menggunakan AC untuk jangka panjang (5+ tahun)
  • Menghargai kenyamanan suhu stabil

Pertimbangkan Lagi Jika:

  • Pemakaian AC hanya 2-3 jam/hari
  • Budget sangat terbatas
  • AC hanya digunakan sesekali
  • Berencana pindah dalam waktu dekat

ROI (Return on Investment) AC Inverter

Dengan selisih harga Rp 3.000.000 dan penghematan Rp 1.664.292/tahun:

ROI = (1.664.292 / 3.000.000) × 100% = 55,5% per tahun

ROI 55% per tahun sangat baik dibanding investasi lain. Deposito bank hanya memberikan 3-5% per tahun.

Tips Memilih AC Inverter

  1. Pilih kapasitas yang tepat - Ruangan 10-15 m² cukup 3/4 PK, 15-20 m² perlu 1 PK
  2. Perhatikan label energi - Pilih minimal bintang 4
  3. Pertimbangkan fitur - Self-cleaning, anti-bakteri, WiFi control
  4. Bandingkan garansi - Kompresor inverter biasanya 10 tahun

Gunakan Kalkulator untuk Hitung Penghematan

Untuk menghitung penghematan spesifik sesuai kondisi Anda, gunakan Kalkulator Hemat Listrik & ROI. Masukkan wattage AC lama, wattage AC baru, jam pemakaian, dan harga alat untuk mendapatkan estimasi penghematan dan payback period yang akurat.

Kesimpulan

AC inverter memang lebih mahal di awal, tapi dengan penghematan 30-50% per bulan, investasi ini biasanya balik modal dalam 1-2 tahun. Setelah itu, semua penghematan adalah keuntungan bersih. Dengan umur AC 10-15 tahun, total penghematan bisa mencapai puluhan juta rupiah.

FAQ

Q: Apakah AC inverter tetap hemat jika hanya dipakai 2 jam/hari? A: Penghematan tetap ada tapi lebih kecil, dan payback period bisa mencapai 4-5 tahun. Untuk pemakaian singkat, AC non-inverter bisa jadi pilihan lebih ekonomis.

Q: Apakah AC inverter lebih awet? A: Umumnya ya, karena kompresor tidak sering on/off yang menyebabkan wear. Banyak produsen memberi garansi kompresor 10 tahun untuk AC inverter.

Q: Bagaimana dengan biaya servis AC inverter? A: Biaya servis rutin (cuci AC) sama. Tapi jika ada kerusakan komponen inverter (PCB), biaya perbaikan lebih mahal dibanding AC konvensional.

ac inverter
hemat listrik
payback period
utilitas
Share This

Share this article if you found it helpful

T
Tim Redaksi
Kelompok profesional berdedikasi dalam jurnalisme dan penulisan, berkomitmen menyajikan konten berkualitas tinggi, akurat, dan relevan dengan perspektif luas dalam berbagai bidang.