Cara Hitung KPR Syariah Murabahah: Rumus + Contoh Real + Kalkulator Gratis

7 min read

Bingung cara hitung cicilan KPR Syariah akad Murabahah?

Anda tidak sendirian. Meskipun Murabahah adalah akad paling umum di bank syariah Indonesia (BSI, Muamalat, BCA Syariah, dll), banyak calon nasabah yang tidak paham cara kerjanya dan akhirnya percaya begitu saja pada angka yang diberikan marketing bank.

Artikel ini akan mengajarkan Anda:

  1. Rumus lengkap perhitungan KPR Murabahah
  2. Contoh kasus real dengan 3 skenario berbeda
  3. Cara verifikasi kehalalan akad Murabahah
  4. Kalkulator gratis untuk hitung otomatis

Mari kita mulai!


📐 Rumus Perhitungan KPR Murabahah

Konsep Dasar:

Murabahah = Akad jual-beli di mana:

  • Bank membeli rumah dari developer
  • Bank menjual kepada Anda dengan harga = (Harga Beli + Margin Tetap)
  • Anda mencicil harga jual tersebut

Rumus Lengkap:

1. Harga Beli Bank = Harga Properti
2. Margin Bank = Harga Beli × Margin% × (Tenor ÷ 12)
3. Harga Jual Total = Harga Beli + Margin Bank
4. Uang Muka (DP) = Harga Properti × DP%
5. Sisa Pokok = Harga Jual Total - Uang Muka
6. Cicilan Per Bulan = Sisa Pokok ÷ Tenor (bulan)

Catatan Penting:

  • Margin dihitung per tahun, jadi kalikan dengan (Tenor ÷ 12) untuk dapat total margin selama tenor
  • Cicilan FLAT (tetap) dari bulan pertama sampai akhir

💰 Contoh Kasus 1: KPR Rumah Subsidi

Profil:

  • Anda: Karyawan swasta, gaji Rp 5 juta/bulan
  • Target: Rumah subsidi Rp 150 juta
  • DP: 10% = Rp 15 juta (dari tabungan)
  • Tenor: 10 tahun (120 bulan)
  • Margin: 7% per tahun (rate BSI)

Perhitungan:

Harga Beli Bank = Rp 150.000.000
Margin Bank = Rp 150.000.000 × 7% × (120 ÷ 12)
            = Rp 150.000.000 × 7% × 10
            = Rp 105.000.000
Harga Jual Total = Rp 150.000.000 + Rp 105.000.000
                 = Rp 255.000.000
Uang Muka = Rp 15.000.000
Sisa Pokok = Rp 255.000.000 - Rp 15.000.000
           = Rp 240.000.000
Cicilan Per Bulan = Rp 240.000.000 ÷ 120
                  = Rp 2.000.000

Hasil:

  • Cicilan: Rp 2.000.000/bulan (tetap selama 10 tahun)
  • Total Dibayar: Rp 255.000.000
  • Total Margin: Rp 105.000.000 (70% dari harga beli!)

Analisis:

  • Cicilan 40% dari gaji (Rp 2 juta ÷ Rp 5 juta) → BERAT!
  • Total bayar 1,7× lipat dari harga rumah
  • Pertimbangan: Naikkan DP atau perpendek tenor

💰 Contoh Kasus 2: KPR Rumah Komersial

Profil:

  • Anda: Profesional IT, gaji Rp 15 juta/bulan
  • Target: Rumah Rp 800 juta di Tangerang
  • DP: 25% = Rp 200 juta (dari bonus + tabungan)
  • Tenor: 15 tahun (180 bulan)
  • Margin: 9% per tahun

Perhitungan:

Harga Beli Bank = Rp 800.000.000
Margin Bank = Rp 800.000.000 × 9% × (180 ÷ 12)
            = Rp 800.000.000 × 9% × 15
            = Rp 1.080.000.000
Harga Jual Total = Rp 800.000.000 + Rp 1.080.000.000
                 = Rp 1.880.000.000
Uang Muka = Rp 200.000.000
Sisa Pokok = Rp 1.880.000.000 - Rp 200.000.000
           = Rp 1.680.000.000
Cicilan Per Bulan = Rp 1.680.000.000 ÷ 180
                  = Rp 9.333.333

Hasil:

  • Cicilan: Rp 9.333.333/bulan (tetap selama 15 tahun)
  • Total Dibayar: Rp 1.880.000.000
  • Total Margin: Rp 1.080.000.000 (135% dari harga beli!)

Analisis:

  • Cicilan 62% dari gaji → SANGAT BERAT!
  • Total bayar 2,35× lipat dari harga rumah
  • Saran: Naikkan DP ke 40% (Rp 320 juta) atau perpendek tenor ke 10 tahun

💰 Contoh Kasus 3: KPR Tenor Pendek

Profil:

  • Anda: Entrepreneur, penghasilan Rp 30 juta/bulan
  • Target: Rumah Rp 1,2 miliar
  • DP: 40% = Rp 480 juta (cash kuat)
  • Tenor: 5 tahun (60 bulan) - PENDEK!
  • Margin: 8% per tahun

Perhitungan:

Harga Beli Bank = Rp 1.200.000.000
Margin Bank = Rp 1.200.000.000 × 8% × (60 ÷ 12)
            = Rp 1.200.000.000 × 8% × 5
            = Rp 480.000.000
Harga Jual Total = Rp 1.200.000.000 + Rp 480.000.000
                 = Rp 1.680.000.000
Uang Muka = Rp 480.000.000
Sisa Pokok = Rp 1.680.000.000 - Rp 480.000.000
           = Rp 1.200.000.000
Cicilan Per Bulan = Rp 1.200.000.000 ÷ 60
                  = Rp 20.000.000

Hasil:

  • Cicilan: Rp 20.000.000/bulan (tetap selama 5 tahun)
  • Total Dibayar: Rp 1.680.000.000
  • Total Margin: Rp 480.000.000 (40% dari harga beli)

Analisis:

  • Cicilan 67% dari gaji → Berat, tapi manageable untuk entrepreneur
  • Total bayar 1,4× lipat dari harga rumah (JAUH lebih efisien!)
  • Kesimpulan: Tenor pendek + DP besar = PALING HEMAT

⚖️ Perbandingan 3 Kasus

AspekKasus 1 (Subsidi)Kasus 2 (Komersial)Kasus 3 (Pendek)
HargaRp 150 jtRp 800 jtRp 1,2 M
DP10%25%40%
Tenor10 tahun15 tahun5 tahun
Margin7%/tahun9%/tahun8%/tahun
Cicilan/bulanRp 2 jtRp 9,3 jtRp 20 jt
Total BayarRp 255 jtRp 1,88 MRp 1,68 M
Total MarginRp 105 jt (70%)Rp 1,08 M (135%)Rp 480 jt (40%)

Pelajaran:

  • Tenor panjang = Total margin MEMBENGKAK
  • DP besar + Tenor pendek = Paling hemat!

⚠️ Cara Verifikasi Kehalalan Murabahah

Sebelum mengajukan, WAJIB cek 4 hal ini:

1. ✅ Bank Benar-Benar Membeli Properti?

Cara Verifikasi:

  • Minta bukti pembelian bank dari developer (AJB/PPJB atas nama bank)
  • Jika bank hanya transfer uang ke rekening Anda = ❌ HIYAL (RIBA TERSELUBUNG)!

2. ✅ Harga Tetap Sampai Lunas?

Cara Verifikasi:

  • Periksa akad: Ada klausul "margin bisa berubah" atau "floating rate"?
  • Jika ada = ❌ BUKAN MURABAHAH yang sah! (GHARAR)

3. ✅ Tidak Ada Denda Berbunga?

Cara Verifikasi:

  • Periksa klausul keterlambatan bayar
  • Denda boleh, tapi tidak boleh masuk kantong bank (harus untuk sedekah)
  • Jika denda jadi keuntungan bank = ❌ RIBA!

4. ✅ Sudah Disetujui DSN-MUI?

Cara Verifikasi:

  • Minta sertifikat DSN-MUI untuk produk KPR bank Anda
  • Jika tidak ada = Meragukan

JIKA 1 SAJA TIDAK TERPENUHI → JANGAN LANJUTKAN!


🧮 Kalkulator Gratis: Hitung Otomatis

Tidak mau ribet hitung manual? Gunakan kalkulator kami:

👉 Kalkulator KPR Syariah (Murabahah)

Fitur:

  • ✅ Hitung cicilan 3 akad (Murabahah, MMQ, IMBT)
  • Checklist kehalalan wajib sebelum lihat hasil
  • Blokir hasil jika akad berpotensi haram
  • ✅ Rekomendasi alternatif lebih aman

💡 Tips Menghemat KPR Murabahah

1. Naikkan DP Sebesar Mungkin

Contoh:

  • DP 10% → Total margin Rp 105 jt (70%)
  • DP 40% → Total margin Rp 480 jt (40%)

Selisih: Hemat Rp 625 juta! (dalam contoh Kasus 3)

2. Perpendek Tenor

Contoh:

  • Tenor 15 tahun → Total margin Rp 1,08 M (135%)
  • Tenor 5 tahun → Total margin Rp 480 jt (40%)

Selisih: Hemat Rp 600 juta!

3. Bandingkan Margin Antar Bank

Margin beda 1% bisa hemat puluhan juta!

Contoh (Kasus 2):

  • Margin 9% → Total margin Rp 1,08 M
  • Margin 8% → Total margin Rp 960 jt

Selisih: Hemat Rp 120 juta!

4. Pertimbangkan KPR Developer Syariah

Langsung ke developer (tanpa bank):

  • ✅ Lebih transparan
  • ✅ Margin flat (biasanya 20-30%)
  • ✅ Tenor pendek (1-10 tahun)
  • ✅ Total bayar lebih murah!

Hitung di: Kalkulator KPR Developer Syariah


🎯 Kesimpulan

Cara hitung KPR Syariah Murabahah:

  1. Rumus: Harga Jual = Harga Beli + (Harga Beli × Margin% × Tahun)
  2. Cicilan: Sisa Pokok ÷ Tenor (FLAT/tetap)
  3. Verifikasi: 4 checklist kehalalan (bank beli properti? harga tetap? dll)

Tips hemat:

  • ✅ DP besar + Tenor pendek = Paling efisien!
  • ✅ Bandingkan margin antar bank
  • ✅ Pertimbangkan alternatif developer syariah

INGAT: Label "syariah" TIDAK otomatis halal. Verifikasi IMPLEMENTASI di lapangan!


🔗 Tools & Artikel Terkait

Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala memberikan kemudahan dan barakah dalam memiliki rumah dengan cara yang halal. Aamiin.

kpr syariah
murabahah
cara hitung
cicilan
tutorial
Share This

Share this article if you found it helpful

T
Tim Redaksi
Kelompok profesional berdedikasi dalam jurnalisme dan penulisan, berkomitmen menyajikan konten berkualitas tinggi, akurat, dan relevan dengan perspektif luas dalam berbagai bidang.